"Manusia Gerobak" dan Gelandangan Jadi Target Razia

Kompas.com - 19/07/2012, 13:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menempatkan "manusia gerobak", pengemis, dan gelandangan sebagai target operasi jelang datangnya bulan puasa. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya kelompok tuna wisma di wilayah Jakarta selama Ramadhan.

"Kami akan menggelar razia gelandangan dan pengemis seminggu sebelum lebaran," terang Kepala Sudin Sosial Jakarta Selatan Abdurrahman Anwar, saat ditemui di acara Pasar Murah di Jalan KH Muhasyim VII Gg. Nyandeng, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2012).

Abdurrahman menjelaskan, seiring datangnya bulan Ramadhan, semakin banyak kaum tuna wisma yang muncul di trotoar dan perempatan jalan sambil menanti sedekah dari pengguna jalan yang melintas. Masalahnya, kehadiran mereka terhitung musiman dan umumnya datang dari wilayah luar Jakarta.

"Kami antisipasi manusia gerobak. Asal mereka kebanyakan dari daerah Jawa. Tiap menjelang Lebaran, biasanya mereka nyasar ke daerah kayak Pondok Indah atau kawasan orang elit yang lain," ujar Abdurrahman Dia beralasan, para gelandangan dan manusia gerobak biasanya juga bermalam di depan rumah warga atau di trotoar.

Situasi ini dianggap mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, fokus razia akan diarahkan ke beberapa kawasan elit yang menjadi target kaum tuna wisma, misalnya, sekitar Jalan Raya Pondok Indah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau