Ramadhan 2012

TNI Ikut Pengamanan Siaga di Bulan Ramadhan

Kompas.com - 19/07/2012, 14:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksanaan bulan puasa bagi umat muslim tahun ini akan mendapatkan pengawalan 8.645 personel gabungan pengamanan. Banyaknya petugas yang diturunkan untuk mengantisipasi aksi kejahatan, gesekan ormas, hingga peristiwa kebakaran yang terjadi.

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Agung Budi Maryoto, Kamis (19/7/2012), di Mapolda Metro Jaya. Jumlah itu, katanya, merupakan pasukan gabungan dari Polda Metro Jaya, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Jasa Marga dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"Personel gabungan ini diturunkan dalam rangkaian pengamanan pada bulan puasa, saat sehari menjelang idul fitri, sholat Ied dan juga pasca hari raya Idul Fitri," tutur Agung.

Dari jumlah personel yang disiagakan, sebanyak 8.000 personel gabungan dari Polda beserta jajarannya, 300 anggota Satpol PP, 300 personel dinas perhubungan, 30 personel pemadam kebakaran, 25 personel Bidokes Polda, dan Jasa Marga sebanyak 100 personel serta TNI sebanyak 90 personel.

"Kepolisian dan instansi terkait juga akan membuat sejumlah posko di beberapa titik yang dianggap rawan, seperti rawan kriminalitas, banjir, balap liar, lokasi perbelanjaan, pasar tumpah, terminal utama, rawan macet, beberapa masjid utama, bandara, kereta api hingga pelabuhan," katanya.

Jumlah pos pengamanan yang ditempatkan di jalan berjumlah 126 pos dengan jumlah personel di tiap posnya berbeda-beda, tergantung situasi dari daerah tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau