JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar murah di Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat, yang digelar pada Kamis (19/7/2012) pagi tadi berisi paket yang tidak seragam. Hal ini dikeluhkan beberapa warga yang ikut pembagian paket sembako murah tersebut.
Salah satunya ialah Ida (25). Ibu rumah tangga ini sempat kembali menghampiri petugas pembagian paket sembako, karena mengeluhkan sembakonya tidak lengkap. Ida mengaku, dalam sembako yang ia terima tidak ada sekaleng susu di dalam paket miliknya.
Mendapati keluhan seperti itu, petugas hanya berkata, "Wah Itu sih main rezeki-rezekian!" serunya sambil melayani antrian.
Terkait keluhan Ida itu, petugas mengatakan bahwa hal itu mungkin saja terjadi, karena pihaknya hanya mensyaratkan perusahaan mengisi paket sembako dengan barang-barang yang saat dijumlahkan bernilai Rp 40.000, untuk kemudian diberi subsidi dan dijual di pasar murah dengan harga Rp 20.000. Di dalam paket tersebut biasanya terdapat sembako berupa gula, teh celup, minyak goreng, kecap, mie instan, dan sekaleng susu.
Kepala Suku Dinas Koperasi dan Usaha Kecil & Menengah (KUKM) Jakarta Barat M. Adiah mengatakan, paket sembako murah itu merupakan paket dari perusahaan makanan dan minuman, yang turut bekerja sama dalam menggelar Pasar Murah tersebut.
"Makanannya dipasok dari Carrefour, Hypermart, Giant, Indomaret, dan Alfamart. Meski merek dan jenis barangnya berbeda, semua dibandrol sama seharga Rp 20.000," kata Adiah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang