Kebutuhan pokok

Pemprov DKI Akan Bangun Pusat Informasi Harga Pangan

Kompas.com - 20/07/2012, 03:17 WIB

Jakarta, Kompas - Kenaikan harga di saat-saat khusus sering kali disebabkan oleh ketidaktahuan konsumen akan harga yang sebenarnya. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun Pusat Informasi Harga Pangan Strategis, di mana setiap orang bisa mengaksesnya untuk mengetahui harga sebenarnya di pasaran.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan membangun gudang kebutuhan pokok sehingga jika terjadi kelangkaan pemerintah bisa mengeluarkan stoknya dan menjaga stabilisasi harga.

”Keberadaan gudang ini akan memotong rantai distribusi yang terlalu panjang yang sering membuat harga sangat tinggi,” kata Kepala Bidang Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan Biro Perekonomian DKI Jakarta Pujiono, di Jakarta, Kamis (19/7).

Namun, Pujiono mengakui, untuk pembangunan gudang ini masih dalam taraf perencanaan, dan nantinya akan menggandeng pihak swasta untuk mewujudkannya. ”Konsepnya business to business,” jelas dia.

Untuk Pusat Informasi Harga Pangan Strategis, perencanaan sudah lebih maju karena sudah digodok bersama Bank Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Uji coba pusat informasi ini akan dilakukan pada November 2012.

Berdasarkan pantauan Kompas di beberapa pasar di Jakarta Utara, harga ayam 1,5 kg sudah menjadi Rp 40.000 per ekor. Padahal baru tiga hari lalu harganya naik dari Rp 30.000 menjadi Rp 35.000 per ekor.

Adapun harga daging sapi tetap bertahan Rp 80.000 per kg sejak dua pekan lalu. ”Kok harga daging sapinya mahal sekali. Apa tidak bisa lebih murah,” ujar Marni (35), yang sedang berbelanja di Pasar Rawabadak, Jakarta Utara.

Pasar murah

Sementara itu, pasar murah yang digelar di Kelurahan Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (19/7), diserbu para ibu. Dijual paket seharga Rp 20.000 yang berisi satu liter minyak goreng, 5 bungkus mi instan, sebotol kecap, satu sachet margarin, dan sebotol sirup. Menurut Yuni, warga Kalideres, harga paket itu biasanya bisa dibeli seharga Rp 50.000.

Suku Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Jakarta Barat membagikan 2.500 kupon untuk paket bahan kebutuhan pokok. Namun, warga tetap bisa membeli bahan makanan lain di pasar murah itu.

”Telur di sini dijual Rp 17.500 per kg, harga di pasar bisa Rp 20.000. Ayam per ekor dijual Rp 25.000 per ekor dari harga pasar Rp 30.000,” kata Kepala Suku Dinas Perdagangan dan KUMKM Jakarta Barat M Adiah.

Wali Kota Jakarta Barat Burhanuddin mengakui, meskipun tidak signifikan mengatasi tingginya kenaikan harga bahan makanan di pasar, pasar murah bisa membantu meringankan beban masyarakat.

”Pasar murah juga belum menjangkau semua. Kami pilih lokasi yang memang warganya sangat membutuhkan pasar murah ini,” katanya.

Pasar murah di Jakarta Barat akan kembali digelar pada 9-10 Agustus di kompleks rumah susun Angke, Kecamatan Tambora.

Di Kota Bekasi, lembaga amil zakat internasional Al Imdaad Foundation, melalui lembaga pendidikan Al Muhajirin, mendanai pembelian 1.000 paket bahan makanan untuk warga dan pemulung TPST Bantargebang.

Dewan Pembina Al Muhajirin sekaligus Dewan Daerah Walhi Jakarta Bagong Suyoto mengatakan, paket ini terdiri dari beras 10 kg, sarden 7 kaleng, dan minyak goreng satu liter. Paket ini untuk warga dan keluarga pemulung yang miskin, tetapi masih dalam binaan Al Muhajirin.

Warga dan keluarga pemulung, kata Bagong, perlu dibantu karena miskin. Penghasilan mereka dari mengais sampah rata-rata hanya Rp 40.000-Rp 50.000 per hari. (FRO/MDN/BRO/ARN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau