Jelang Ramadhan, Daging Sapi Rp 130.000 Per Kg

Kompas.com - 20/07/2012, 05:02 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com — Berbelanja daging sapi menjelang Ramadhan sudah menjadi tradisi bagi masyarakat di Aceh. Banyaknya permintaan membuat harga daging sapi meroket hingga Rp 130.000 per kilogramnya.

Harga yang melambung ini juga dipengaruhi oleh tradisi Meugang menjelang puasa Ramadhan, yaitu tradisi masyarakat Aceh menyajikan menu dengan daging sebagai bahan dasar.

"Tidak sah rasanya, jika tidak ada menu masakan daging ketika menyambut Ramadhan tiba," ujar Diah, seorang ibu rumah tangga di Banda Aceh, Kamis (19/7/2012).

Kondisi yang sama juga terjadi sehari menjelang hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha. Seorang pedagang sapi bisa menghabiskan satu hingga dua sapi dalam sehari pada saat hari Meugang tiba.

Toke Din, seorang pedagang daging sapi di kawasan Beurawe Banda Aceh, mengaku bahwa puncak Meugang akan terjadi pada H-1 puasa Ramadhan.

"Kalau waktu sehari sebelum puasa, harga daging bisa lebih naik lagi karena memang itu waktu-waktu puncak," ungkap Toke Din.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Aceh mengaku tidak kekurangan stok daging sapi dalam menghadapi Ramadhan dan Lebaran yang akan datang.

Sebagian besar daging sapi yang dijual adalah daging sapi lokal Aceh, yang kini sudah ditetapkan sebagai bibit sapi unggul Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau