Usai Sahur, 30 Rumah Petak Terbakar

Kompas.com - 21/07/2012, 10:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gema bulan Ramadhan tahun ini disambut pilu para penghuni 30 rumah petak di Jalan Al-Makmur RT 002 RW 008, dekat Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pasalnya, seusai melakukan sahur tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, rumah mereka habis terbakar dilalap ganasnya api. Belasan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

"Kami kerahkan 15 mobil damkar untuk memadamkan. Laporan awal kita terima melalui telepon dan ada warga yang melapor ke pos terdekat," ujar Kepala Sudin Pemadaman dan Kebakaran Jakarta Selatan, Frans Hodden, Sabtu (21/7/2012), saat dihubungi wartawan.

Petugas, lanjutnya, sempat mengalami kesulitan karena lokasi rumah warga yang ada di samping rel kereta api. Rumah petak yang sebagian besar hanya terbuat dari triplek pun semakin membuat api merambat dengan cepat. Dengan susah payah, api akhirnya baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian.

"Ada sekitar 30 rumah petak yang hangus terbakar," papar Frans.

Kendati api cukup besar, tetapi para penghuni rumah itu berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Sementara kerugian materiil hingga saat ini masih belum bisa dipastikan.

Tetapi, Frans menuturkan bahwa banyak warga yang menyimpan barang berharganya di dalam rumah. Adapun penyebab kebakaran ini diduga akibat korsleting.

"Sementara dugaannya adalah korsleting dari salah satu rumah kontrakan itu. Karena itu, rumah yang di dalamnya rumah petak, cepat menjalar apinya karena letak rumah berdempetan," paparnya.

Dinas Sosial DKI Jakarta juga langsung memberikan bantuan. Sementara warga hingga kini masih bekerja bakti membersihkan puing-puing bekas tempat tinggalnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau