JAKARTA, KOMPAS.com — Gema bulan Ramadhan tahun ini disambut pilu para penghuni 30 rumah petak di Jalan Al-Makmur RT 002 RW 008, dekat Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Pasalnya, seusai melakukan sahur tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, rumah mereka habis terbakar dilalap ganasnya api. Belasan mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
"Kami kerahkan 15 mobil damkar untuk memadamkan. Laporan awal kita terima melalui telepon dan ada warga yang melapor ke pos terdekat," ujar Kepala Sudin Pemadaman dan Kebakaran Jakarta Selatan, Frans Hodden, Sabtu (21/7/2012), saat dihubungi wartawan.
Petugas, lanjutnya, sempat mengalami kesulitan karena lokasi rumah warga yang ada di samping rel kereta api. Rumah petak yang sebagian besar hanya terbuat dari triplek pun semakin membuat api merambat dengan cepat. Dengan susah payah, api akhirnya baru berhasil dipadamkan dua jam kemudian.
"Ada sekitar 30 rumah petak yang hangus terbakar," papar Frans.
Kendati api cukup besar, tetapi para penghuni rumah itu berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Sementara kerugian materiil hingga saat ini masih belum bisa dipastikan.
Tetapi, Frans menuturkan bahwa banyak warga yang menyimpan barang berharganya di dalam rumah. Adapun penyebab kebakaran ini diduga akibat korsleting.
"Sementara dugaannya adalah korsleting dari salah satu rumah kontrakan itu. Karena itu, rumah yang di dalamnya rumah petak, cepat menjalar apinya karena letak rumah berdempetan," paparnya.
Dinas Sosial DKI Jakarta juga langsung memberikan bantuan. Sementara warga hingga kini masih bekerja bakti membersihkan puing-puing bekas tempat tinggalnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang