Aktivis Occupy Public Space Frankfurt Bertahan

Kompas.com - 21/07/2012, 11:26 WIB

FRANKFURT, KOMPAS.com - Ratusan aktivis dari berbagai wilayah di Jerman dan Negara sekitarnya bertahan menduduki ruang publik di pusat Kota Frankfurt, Sabtu (21/7/2012) pagi waktu setempat.

Aksi Occupy Public Space selama 10 bulan terakhir ini, memprotes kendali korporasi sebagai penyebab krisis keuangan dunia, khususnya Eropa.

Massa menginap dalam tenda-tenda memadati ruang publik Willy Brandt Platz, di pusat Kota Frankfurt. Ada setidaknya lebih dari 60 tenda terpasang. Para aktivis membagi-bagikan selebaran berisi kecaman akan krisis keuangan dunia.

"Kami menuntut perubahan sistem keuangan global, yang hanya menyengsarakan rakyat," kata Yan Umzon, aktivitas asal Frankfurt.   

Aksi Occupy Public Space di Kota Frankfurt mengecam mekanisme keuangan yang dikontrol kepentingan korporasi, dengan menepis suara-suara kritis dari parlemen. Mekanisme stabilisasi Eropa telah dibangun dengan cara antidemokrasi untuk mengabadikan fungsi ekonomi kapitalis.

"Pada akhirnya, uang hanya akan mengalir untuk para pemilik korporasi besar," ujar Yan.

Giza, salah seorang aktivis asal Polandia, sudah 10 bulan terakhir meninggalkan negaranya untuk bergabung dalam aksi ini.

Sebulan lalu, lanjut Giza, sekitar 25.000 orang bergabung dalam aksi occupy yang mengakibatkan kawasan itu ditutup sementara. Menurut dia, massa baru akan membubarkan diri apabila terjadi perubahan dalam sistem keuangan global.

Aksi ini serupa dengan Occupy Wall Street yang memprotes dominasi korporasi besar AS dalam kendali keuangan, sekaligus sebagai penyebab utama krisis ekonomi dunia.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau