Ini Broker Pemburu Bluechips Terbesar Pekan Ini

Kompas.com - 21/07/2012, 16:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memberi sinyal positif pada periode 16 Juli hingga 20 Juli 2012. Data yang dihimpun KONTAN menunjukkan, IHSG tercatat melonjak 1,53 persen dalam sepekan terakhir.

Kenaikan indeks tersebut tak terlepas dari aksi beli investor terhadap saham-saham bluechips. Tiga broker yang paling besar memborong bluechips antara lain:

- CLSA Indonesia

CLSA Indonesia terlihat memborong saham PT Astra Internasional Tbk (ASII). Adapun volume transaksinya mencapai 22,487 juta dengan nilai mencapai Rp 152,646 miliar. 



- UBS Securities Indonesia

UBS Securities tercatat membeli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Adapun volume transaksinya mencapai 9,068 juta dengan nilai mencapai Rp 70,613 miliar.

Bluechips lain yang juga diburu oleh UBS Securities adalah PT Unilever Indonesia senilai Rp 14,984 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai 88,232 miliar, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) senilai Rp 60,022 miliar.

- Kim Eng Securities 

Kim Eng tercatat mengempit saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Volume transaksinya mencapai 1,066 juta dengan nilai transaksi Rp 61,987 miliar.  (Barratut Taqiyyah/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau