9.000 Pengungsi Suriah Tiba di Kurdistan

Kompas.com - 22/07/2012, 12:37 WIB

BAGHDAD, KOMPAS.com - Wilayah semi-otonomi Kurdi Irak menerima hingga 9.000 pengungsi Suriah yang meninggalkan negara mereka saat kekerasan berlangsung, kata seorang pejabat Kurdi, Sabtu (21/7).

"Kamp-kamp yang disiapkan untuk pengungsi Suriah yang melintasi perbatasan (Suriah-Kurdistan), terus mengalami peningkatan jumlah pengungsi dan sampai hari ini kami telah menerima 9.000 dari mereka," kata Mohammed Abdullah, kepala direktorat imigrasi dan imigran Provinsi Duhuk Kurdistan kepada wartawan.

Pemerintah daerah Kurdi bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan internasional dan beberapa organisasi kemanusiaan lokal yang menawarkan berbagai bantuan kepada para pengungsi, yang sebagian besar datang dari kota-kota Kurdi Suriah yang berdekatan dengan wilayah Kurdistan Irak.

Pada Jumat, pemerintah pusat di Baghdad mengatakan, pihaknya tidak dapat menerima pengungsi Suriah karena logistik yang buruk dan situasi keamanan di Irak. "Perbatasan kami berlokasi di daerah gurun. Kami tidak bisa membantu  pengungsi (Suriah) karena situasi  keamanan (Irak) tidak stabil," kata juru bicara pemerintah Ali Dabbagh dalam satu wawancara di televisi Iraqia, yang dikelola negara.

Dabbagh menjelaskan bahwa perbatasan negaranya dengan Suriah adalah gurun, dengan kota-kota yang sangat sedikit dan tidak mampu untuk memberikan layanan bagi ribuan pengungsi Suriah.

Suriah telah hancur akibat pemboman dan kekerasan terhadap warga sipil sejak Maret 2011, ketika protes-protes anti-pemerintah dimulai. Kerusuhan itu telah merenggut nyawa ribuan orang, termasuk sejumlah besar anggota pasukan keamanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau