Putaran kedua

PKS-PPP Dukung Foke? Ini Komentar Kubu Jokowi-Ahok....

Kompas.com - 22/07/2012, 13:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Minggu (22/7/2012) siang ini, berencana mendeklarasikan kepada calon mana dukungannya diberikan. Lalu, apa komentar Jokowi-Ahok, jika PPP mendukung pasangan Foke-Nara?

Terkait hal ini, kubu Jokowi-Ahok mengaku tidak khawatir, jika PKS dan PPP memilih mendukung Foke-Nara pada putaran kedua Pilgub Jakarta nanti. Hal tersebut diungkapkan seorang tim sukses Jokowi, M Taufik. 

"Selama ini kita (tim Jokowi-Ahok) sudah melakukan komunikasi dengan PKS dan PPP. Tetapi, keputusan tergantung kedua partai tersebut. Kami tidak bisa memaksakan. Pada putaran pertama, mereka (PKS dan PPP) sama-sama berjuang menyelesaikan persoalan DPT dan PNS bersama PDI-P dan Gerindra, harusnya mereka bergabung dengan kami," kata Taufik di Jakarta, Minggu siang.

Ia mengatakan, jika kedua partai itu mendukung Foke-Nara, tim Jokowi akan merangkul kader partainya.

"Kami akan merangkul kadernya, bukan partainya. Tidak masalah mereka mendukung Foke, itu pilihan politik mereka," kata Taufik.

Adapun pada putaran pertama PKS mengusung calonnya, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini. Sementara itu, PPP mendukung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono. Kini, kedua pasangan itu gagal melangkah ke putaran dua setelah kalah suara dari Foke dan Jokowi. Pertarungan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta akan berlangsung pada 20 September mendatang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau