Review

Xperia Neo L, Ponsel Sony Rasa Android "Es Krim"

Kompas.com - 22/07/2012, 14:43 WIB

SonySony Xperia Neo L

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah bercerai dengan Ericsson, dan sepenuhnya lepas dari bayang-bayang Ericsson, Sony cukup agresif menghadirkan smartphone Xperia, tak terkecuali di Indonesia.

Sony menyebut dirinya hanya bermain di segmen menengah ke atas dan fokus memproduksi smartphone Android.

Salah satu smartphone kelas menengah Sony yang baru saja masuk Indonesia, adalah Experia Neo L. Ini adalah smartphone Xperia pertama yang berjalan dengan sistem operasi Android 4.0 alias Ice Cream Sandwich.

Xperia Neo L

Desain


Desain Xperia Neo L mirip dengan Sony Ericsson Xperia Play. Sekujur tubuh Neo L diselimuti material plastik glossy. Sayangnya, material ini membuat permukaan Neo L terasa licin ketika digenggaman.

Di sisi kiri tersedia port MicroUSB. Ada 4 tombol fisik di bawah layar, meliputi tombol back, home, menu dan search. Tombol fisik lainnya ada di sisi kanan, yakni tombol power dan pengatur volume. Tombol-tombol ini berukuran kecil dan tipis, tidak nyaman ketika ditekan. Daya pantul tombol juga kurang mantap.

Xperia Neo L terlihat keren jika dipandang dari depan. Setiap lekukan memunculkan kesan elegan. Namun jika dilihat dari belakang, ada sesuatu yang ganjil di bagian atasnya. Keganjilan ini disebabkan oleh port jack audio 3,5 yang menjorok ke luar.

Xperia Neo L - tampak belakang

Panel belakang Neo L bisa dibuka. Slot kartu SIM terhalang oleh baterai, dan slot kartu MicroSD berada di bawah kartu SIM. Anda harus melepas baterai terlebih dahulu jika hendak membuka-pasang kartu SIM dan memori MicroSD.

Performa

Xperia Neo L dipersenjatai prosesor Qualcomm MSM8255 Snapdragon kecepatan 1GHz, RAM 512, dan telah menggunakan sistem operasi Android 4.0 (Ice Cream Sandwich). Unit prosesor grafis Andreno 205 cukup mengangkat kinerja grafis smartphone ini.

Untuk memainkan game semacam Angry Birds Space atau Fruit Ninja, Neo L mampu menjalankannya dengan lancar. Untuk ukuran smartphone Android seharga Rp 2,5 juta, secara keseluruhan Xperia Neo L cukup memuaskan.

Layar Neo L seluas 4 inci dan beresolusi 480 x 854 pixel ini, merespon sentuhan dengan 4 jari bersamaan. Audio yang dihasilkan dari Neo L terbilang biasa saja. Karakter audionya treble, sehingga unsur bass-nya tidak terasa.

Speaker-nya berada di belakang, tepat di sebelah kiri kamera. Ketika musik dimainkan, lalu Anda meletakkan Neo L di meja dalam posisi layar di atas, maka suara musik yang keluar sangat kecil karena tak ada ruang bagi speaker untuk mengeluarkan suara.

Kamera


Bukan Sony namanya jika tak membekali smartphone-nya dengan kamera berkualitas. Kamera Neo L bersensor 5MP dan disertai LED Flash. Fitur kameranya meliputi auto focus, white balance, night mode, exposure, dan flash. Fitur touch focus absen dari kamera Neo L.

KompasTekno juga tak menemukan cara melakukan zooming ketika fitur kamera diaktifkan. Biasanya, zooming di kamera smartphone Android dilakukan dengan menekan tombol pengatur volume, namun hal itu tak bisa dilakukan di Neo L.

Neo L telah menyediakan aplikasi edit foto bawaan. Ketika melihat foto di galeri, cukup tekan tombol fisik menu dan pilih edit. Di sini Anda bisa menambahkan efek dan filter, mengatur warna, crop, flip dan sebagainya.

Kamera utama Neo L mampu merekam video resolusi 720p dengan kecepatan 30fps. Kamera sekundernya beresolusi VGA.

Hasil foto luar ruangan

Hasil foto Sony Xperia Neo L - luar ruangan pada siang hari

Hasil foto dalam jarak dekat di luar ruangan

Hasil foto Sony Xperia Neo L - jarak dekat

Hasil foto di dalam ruangan dengan pencahayaan cukup

Hasil foto Sony Xperia Neo L - dalam ruangan dengan cahaya cukup

Hasil foto di dalam ruangan yang kekurangan cahaya

Hasil foto Sony Xperia Neo L - dalam ruangan yang kekurangan cahaya

Hasil foto malam hari di luar ruangan


Hasil foto Sony Xperia Neo L - malam hari di luar ruangan

Fitur
Unggulan

Neo L telah disertai aplikasi perkantoran OfficeSuite. Tinggal meregistrasikan email, Anda sudah bisa membuka, mengedit dan membuat dokumen.

Aplikasi bawaan lain adalah Neo Reader untuk membaca barcode 2D, McAfee Security, EA Games, dan aplikasi GPS Wisepilot. Sayangnya, fitur FM Radio absen dari Neo L.

Daya tahan baterai

Ketika baterai terisi 100%, KompasTekno menguji daya tahannya dengan mengaktifkan layanan GMail, Facebook serta Twitter, yang semua itu digunakan secara intens. Hasilnya, kapasitas baterai sebesar 1500mAH mampu bertahan selama kurang lebih 8 jam.

Perlu diketahui, daya tahan baterai sangat bergantung pada sinyal operator seluler yang Anda gunakan, dan seberap sering Anda mengakses internet dan situs jejaring sosial. Jika sinyal tidak menjangkau lokasi Anda berada, maka baterai makin cepat habis.

Xperia Neo L - paket pembelian

Spesifikasi Sony Xperia Neo L


- Prosesor Qualcomm MSM8255 Snapdragon single-core 1GHz
- Unit prosesor grafis Andreno 205
- RAM 512MB
- Sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich
- Memori internal 1GB
- Layar 4 inci beresolusi 480 x 854 pixel
- Kamera 5MP dengan LED flash, kamera depan VGA
- Baterai 1500mAh
- Konektivitas SIM card GSM, jack audio 3,5mm, MicroUSB, MicroSD, 3G, HSPA, GPS, Wi-Fi, Bluetooth, DLNA
- Pilihan warna putih dan hitam
- Dimensi 121 x 61,1 x 12,2 mm
- Bobot 131,5 gram
- Harga Rp 2,5 juta

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau