Rumput Camp Nou Diganti Demi Tiki-taka

Kompas.com - 23/07/2012, 01:05 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com - Menjelang bergulirnya musim kompetisi 2012-13, Barcelona tak hanya melakukan pembenahan di sektor pemain. Stadion Camp Nou yang menjadi kebanggaan Barcelona, juga dibenahi. Mulai Minggu (22/7/2012) ini, rumput Camp Nou diganti dengan yang baru agar gaya permainan Barca dengan tiki-taka bisa lancar.

Sekitar 8.900 meter persegi lapangan Camp Nou diganti dengan rumput baru yang didatangkan langsung dari Bordeaux, Perancis. Selain itu, sembilan ton pasir serta dua ton pupuk juga dipersiapkan untuk menjadikan kualitas rumput Camp Nou lebih baik.

Pengerjaan pertama adalah untuk menghilangkan lapisan atas permukaan rumput yang ada dan menggantinya dengan campuran pasir dan pupuk. Setelah lapisan tersebut, rumput baru akan ditempatkan di atas dan dibiarkan tumbuh. Seluruh proses diperkirakan selesai dan lapangan sudah siap digunakan pada laga kandang pertama melawan Real Sociedad, 18 atau 19 Agustus mendatang.

Pergantian lapisan rumput ini akan terus dilakukan setiap tahunnya. Jika kondisi rumput mulai buruk kurang dari setahun, pihak klub bahkan akan menggantinya langsung dengan yang baru. Keputusan ini sesuai dengan permintaan Presiden Sandro Rosell pada Juni lalu, untuk menjamin lapangan dalam kondisi terbaik untuk gaya bermain Barcelona, tiki-taka.

Selain bagian lapangan, beberapa sudut Camp Nou juga direnovasi, antara lain terowongan menuju ruang ganti, pencahayaan, area istirahat, dan drainase di lapangan serta tribun penonton.

Sumber: FC Barcelona

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau