Geledah Kontrakan, Polisi Temukan Ganja

Kompas.com - 23/07/2012, 17:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Metro Tebet Senin siang melakukan penggerebekan di sebuah kontrakan di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Hasilnya, polisi mengamankan barang bukti narkoba jenis ganja dari kamar seorang pria bernama DYM (36).

"Petugas mengamankan pengedar narkotika jenis ganja kering, inisial DYM, warga Bintara Bekasi Barat setelah diadakan penggeledahan di kontrakannya di Jalan Masjid II, Kebon Baru, Tebet,sekitar pukul 11.30 WIB tadi," terang Kasi Humas Polsektro Tebet Aiptu Broto Suwarno dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin (23/7/2012).

Operasi itu dilakukan setelah petugas mendapatkan informasi dari warga Kebon Baru. Warga mengaku resah dengan maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut. "Operasi dilakukan setelah informasi langsung diterima Kapolsek Tebet Komisaris Suyatno," kata Broto.

Petugas Reskrim langsung diturunkan di sekitar lokasi untuk melakukan pemantauan. Tak beberapa lama, indikasi ke arah tersangka semakin menguat. Tak menunggu lama, petugas pun langsung beraksi.

"Setelah dilakukan penggeledahan, petugas  menemukan bungkusan, 1 bungkus plastik hitam berisi "batang pohon ganja ", dan 1 plastik yang sudah dikemas, disebut paket hemat 1 piece seharga Rp 100.000, rencananya dibuat jadi 5 paket," urai Broto.

Dari hasil pengembangan terhadap DYM akhirnya Polsek Tebet dapat menangkap kembali tersangka MKT (31), seorang pengangguran yang juga warga Jl Bintara VIII Bekasi Barat. Keduanya tidak dapat berkelit lantaran barang bukti yang ditemukan bersama mereka cukup memadai.

Keduanya pun langsung diamankan ke dalam sel tahanan Polsek Tebet untuk mempertanggungjawabkan perbuatan masing-masing. Keduanya dapat dijerat dengan Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau