Jelang olimpiade 2012

Korsel Diskusikan Penyiaran Olimpiade dengan Korut

Kompas.com - 23/07/2012, 17:31 WIB

SEOUL, KOMPAS.com - Seorang perwakilan pemerintah Korea Selatan akan mengunjungi Korea Utara pada minggu ini untuk mendiskusikan kemungkinan penyiaran Olimpiade London di Korea Utara. Demikian pernyataan seorang ofisial, Senin (23/7/2012).

Presiden Asia-Pasific Broadcasting Union (ABU), Kim In-Kyu, akan mengunjungi Pyongyang dari Selasa (24/7/2012) hingga Kamis (26/7/2012) mendatang untuk bicara dengan komite penyiaran radio dan televisi Korea Utara. Kementerian unifikasi Seoul mengatakan hal tersebut.

Kementerian ini, yang menangani segala persoalan perbatasan, memberikan izin pada kunjugan Kim setelah Pyongyang mengundangnya untuk mendiskusikan mengenai urusan penyiaran ini, kata juru bicara Park Soo-Jin.

Kim, yang juga menjalani Korea Broadcasting System (KBS), akan menjadi orang pertama yang berasal dari Korea Selatan utuk secara resmi mengunjungi negara komunis ini setelah pemakaman Kim Jong-Il pada Desember yang lalu.

KBS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ABU berencana untuk menyediakan hak penyiaran untuk menyiarkan pertandingan Olimpiade untuk sekitar 40 organisasi di 30 negara, termasuk Korea Utara.

Pada tahun 2010 Korea Utara yang miskin mampu menyiarkan pertandingan sepak bola internasional, final WOrld Cup, dengan bantuan ABU dan FIFA.

Perusahan penyiaran swasta Korea Selatan SBS tetap memiliki hak untuk menyiarkan Olimpiade bagi seluruh semenanjung Korea, termasuk Korea Utara, sampai Olimpiade Musim Panas 2024.

Perusahaan ini mengatakan akan menyiarkan pertandingan di Korea Selatan bersama dengan dua lembaga penyiaran publik KBS dan MBC. Perusahaan ini juga telah mengamanatkan ABU untuk menangani hak-hak penyiaran di Korea Utara, kata Kementerian Unifikasi Korsel.

Korea Utara telah mengumumkan akan mengirim 51 atletnya ke London untuk berkompetisi dalam 11 event, termasuk sepak bola perempuan, angkat besi, tenis meja, dan gulat. Negara ini telah mengikuti Olimpiade Musim Panas sejak tahun 1972 dan sempat dua kali absen di tahun 1984 dan 1988.

Komite Nasional Olimpiade Korea Utara atau Olympic Committee of the Democratic People's Republic of Korea dibentuk pada tahun 1953 dan dikenal dunia pada tahun 1957. Sebelum ikut serta dalam Olimpiade Musim Panas di tahun 1972, Korea Utara sudah lebih dulu mengikuti Olimpiade Musim Dingin di 1964.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau