JAKARTA, KOMPAS.com -- Tekanan dari Benua Eropa kembali datang. Bahkan karena sifatnya yang akumulatif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal kembali melemah pada Selasa (24/7/2012).
IHSG kemarin melemah setelah menyusul sentimen negatif dari regional. Pelemahan kali ini disebabkan oleh kekhawatiran akan krisis Eropa yang memburuk dan juga laporan keuangan Bank of America dan Morgan Stanley yang lebih buruk dari ekspektasi.
Spanyol menyatakan bahwa resesi di negara mereka akan berlanjut hingga tahun depan dan Valencia bersiap menjadi negara bagian yang meminta bantuan kepada pemerintah pusat. Pemerintah Spanyol merevisi proyeksi ekonomi 2013 dari tumbuh 0,2 persen menjadi turun 0,5 persen. Yield surat utang Spanyol 10 tahun melampaui level 7 persen yang merupakan level krusial.
Yunani pekan ini juga akan menjadi sorotan utama, karena Troika yang merupakan kreditor Yunani akan meninjau perkembangan Yunani terhadap persyaratan bailout yang dahulu sudah disepakati. Jika Yunani tidak memenuhi persyaratan maka tidak akan dana bantuan lagi untuk Yunani.
Banyak pihak memperkirakan Yunani tidak berhasil memenuhi komitmennya sehingga peluang Yunani keluar dari Eropa kembali memanas.
Riset Panin Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini akan kembali melemah menyusul akumulasi sentimen negatif dari Eropa itu. Di sisi lain pemodal juga masih memperhatikan keluarnya laporan kinerja emiten pada semester satu tahun ini.
Kisaran support-resistance hari ini ada di level 3.970-4.020. Saham pilihan antara lain SSIA, MAPI, TBIG, LPCK, SMRA, BBRI, dan BBNI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang