Bidik Pemudik, CFC Buka Tujuh Gerai di Pantura

Kompas.com - 24/07/2012, 09:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pioneerindo Gourmet International Tbk tak mau ketinggalan untuk menangguk rezeki Ramadan. Itulah sebabnya, pemiliki gerai makanan cepat saji California Fried Chicken (CFC) ini akan mendirikan tujuh gerai sementara di sepanjang jalur pantai utara (pantura).

Corporate Services Director Pioneerindo Gourmet, Susanna Kusnowo menyebut, perusahaan akan membuka tujuh gerai CFC di tujuh titik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sepanjang pantura, mulai dari Cikampek hingga kawasan Pejagan, Jawa Barat.

"Gerai itu untuk melayani para pemudik yang lewat jalur pantura," kata Susanna, Senin (23/7/2012). Gerai tersebut akan beroperasi selama sebulan, mulai 10 Agustus hingga 10 September.

Menurut Susanna, ide pembukaan gerai dadakan itu lantaran melihat peningkatan jumlah pemudik yang melewati pantura setiap tahunnya. Target utama dari gerai dadakan ini adalah para pemudik motor. "Mereka tentu butuh istirahat, dan biasanya istirahat di SPBU," jelasnya.

Tak hanya itu, pendirian gerai diharapkan bisa menggenjot penjualan yang biasanya lesu di awal puasa. Keberadaan gerai dadakan juga diharapkan bisa meningkatkan brand awareness CFC.

Tampilan tujuh gerai CFC itu nantinya seperti gerai yang ada di foodcourt pusat perbelanjaan. Kata Susanna, pihaknya siap memasang fasilitas seperti peralatan memasak, meja, dan kursi di lokasi. "Kami tidak perlu mendirikan fisik bangunan, hanya menyewa. Bekerjasama dengan SPBU setempat," ujarnya.

Perusahaan berkode saham PTSP ini menggelontorkan dana Rp 1,4 miliar untuk membuka tujuh gerai itu. Dananya dari kas internal.
Selain mendirikan gerai, CFC juga akan lebih memikat konsumen dengan meluncurkan promo produk baru, berupa paket berbuka puasa.
Tambah 25 gerai

Nantinya, setelah sebulan beroperasi, CFC akan membongkar tujuh gerai dadakan itu. Nah, peralatan yang ada akan digunakan kembali untuk pembangunan gerai permanen.

Sejatinya, Pioneerindo berniat mendirikan 25 gerai baru pada tahun ini. Sampai semester pertama, perseroan sudah membuka 16 gerai. "Sisa 9 gerai akan dibuka sebelum akhir tahun," ujar Susana.

Terkait kinerja, Susanna mengklaim, penjualan pada semester pertama telah mencapai 50 persen dari total target penjualan tahun ini. Perseroan memproyeksikan penjualan tahun ini mencapai Rp 351 miliar, atau naik 20 persen dibanding pencapaian tahun lalu. Menurutnya, peningkatan penjualan ditopang penambahan gerai baru.

Susanna optimistis, perusahaan bisa meraup penjualan lebih besar lagi pada semester II 2012. Secara siklus, penjualan pada paruh kedua merupakan yang paling besar.

Kata Susanna, lebih spesifik di kuartal ketiga merupakan peak season atau puncak penjualan. Penjualan di kuartal ketiga diproyeksi bakal berkontribusi lebih dari 30 persen terhadap total penjualan tahun ini. Optimisme itu didorong adanya momen liburan sekolah dan lebaran.

Dia memproyeksikan, penjualan CFC akan melonjak tajam mendekati lebaran nanti. Maklum, adanya THR (tunjangan hari raya) membuat dayabeli masyarakat bakal semakin menguat. (Albertus M. Prestianta/Kontan)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau