Peserta Sail Morotai Singgahi 11 Lokasi di NTT

Kompas.com - 25/07/2012, 13:27 WIB

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 74 kapal layar peserta Sail Morotai dari 16 negara akan menyinggahi 11 titik labuh kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur. "Mereka akan dilepas di Selat Darwin Australia pada 28 Juli 2012," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Abraham Klakik, di Kupang, Rabu (25/7/2012).

Ke-11 titik labuh itu merupakan kabupaten/kota dalam wilayah Flores, Sumba, Timor, Alor (Flobamora) yang telah ditetapkan untuk disinggahi terhitung tanggal 31 Juli sampai 16 September 2012 dengan titik labuh akhir untuk NTT di Labuan Bajo, ibukota Kabupaten Manggarai Barat.

Klakik yang didampingi Kepala Seksi Sarana dan Promosi pada Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Bonavontura M Rumat, menyebut ke-11 titik labuh itu adalah, Kota Kupang di Pantai Kupang pada 31 Juli 2012, Kabupaten Timor Tengah Utara titik labuh di Pantai Wini, Insana Utara pada 5-6 Agustus 2012.

Berikut titik labuh untuk kabupaten Belu di Pantai Pasir Putih tanggal 6-7 Agustus 2012 dan untuk Kabupaten Ende titik labuh di Maurole pada 25-28 Agustus 2012. Menyusul titik labuh di Kabupaten Ngada dan Nagekeo dengan titik labuh di Riung dari 29 Agustus hingga 3 September 2012.

"Titik-titik labuh tersebut merupakan bagian dari jalur A dan yang masuk jalur B adalah titik labuh seperti Dermaga Ba’a di Kabupaten Rote Ndao, titik labuh Dermaga Sumba Timur, antara 5-8 Agustus 2012 di Rote Ndao," katanya.

Selanjutnya titik labuh di Dermaga Pantai Mananga di Kabupaten Sumba Timur pada 9-21 Agustus 2012 dan titik labuh berikut adalah Dermaga Borong untuk kabupaten Manggarai Timur dan Manggarai pada tanggal 20 Agustus hingga 2 September 2012. Dan titik labuh terakhir adalah Dermaga Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat pada tanggal 3-15 September 2012.

"Masih ada sejumlah titik labuh di Flobamora ini yang dapat disinggahi para sailor apabila waktunya memungkinkan, sehingga saat ini dalam proses koordinasi terakhir, selain kegiatan-kegiatan yang telah terdaftar," katanya.

Abraham Klakik mengatakan Sail Morotai yang juga dimanfaatkan NTT untuk mempromosikan potensi wisata yang ada dan dimiliki itu merupakan pra Sail Komodo yang akan digelar di NTT pada 2013 mendatang.

Peserta Sail Morotai yang akan dilepas di Selat Darwin tersebut akan berlayar menuju Pulau Morotai dengan menyinggahi sejumlah kota di Indonesia itu akan tiba di Nusa Tenggara Timur pada 31 Juli 2012 dan selanjutnya menuju 11 kabupaten/kota yang telah ditetapkan hingga 16 September 2012.

Setelah itu, lanjut Abraham Klakik, mereka akan melanjutkan pelayaran menuju Morotai sebagai tuan rumah penyelenggara Sail 2012.

"Peserta Sail yang juga sering disebut dengan Sail Indonesia 2012 atau dalam konteks daerah NTT disebut dengan Sail Flobamomra itu, dijadwalkan akan berkumpul di Pulau Morotai paling lambat pada acara puncak Sail Morotai tanggal 15 September 2012," katanya.

Gubernur Maluku Utara (Malut) Thaib Armayin dan Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua akan menghadiri acara pelepasan kapal layar peserta Sail Morotai dari berbagai negara di Darwin Australia tanggal 28 Juli 2012.

Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Malut, Abubakar Abdullah mengatakan di Ternate, Selasa (24/7/2012), Gubernur Malut dan Bupati Pulau Morotai akan menghadiri acara pelepasan peserta Sail Morotai di Darwin tersebut bersama dengan sejumlah menteri yang masuk dalam Panitia Nasional Sail Morotai.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau