Agar Tetesan Cat Tidak Membahayakan Kesehatan

Kompas.com - 25/07/2012, 15:03 WIB

KOMPAS.com - Hal paling kecil kerap dilupakan orang saat melakukan pengecatan. Melapisi lantai atau menutupi perabot, misalnya. Selain bikin lantai rusak, banyak cat berbahan dasar tiner dan mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan.

Untuk itulah, sebelum melakukan pengecatan pascarenovasi, ada baiknya beberapa hal di luar proses pengecatan itu sendiri perlu dipersiapkan. Salah satu persiapan penting adalah tetap menjaga kebersihan lantai. Karena pada saat pengecatan, hampir pasti ada tetesan cat yang jatuh ke lantai.

Memang, karena suka dianggap enteng, tetesan cat ini mudah dikerok menggunakan kape. Tapi, jika jumlahnya terlalu banyak, lelah juga membersihkannya. Selain itu, lantai juga bisa rusak tergores kalau cat menempel terlalu kuat. Karena itulah, sebelum memulai pengecatan, ada baiknya lantai dialasi dengan plastik atau koran, khususnya di area sepanjang dinding yang akan dicat.

Repot sedikit, memang. Pasalnya, banyak cat berbahan dasar tiner serta mengandung zat-zat berbahaya bagi kesehatan. Alhasil, Anda perlu menutupi beberapa benda-benda lain di sekitar tempat mengecat, seperti meja makan, piring-piring, sofa, atau furnitur lainnya.

Kalau memungkinkan, tak ada salahnya mengeluarkan barang-barang tersebut dari ruang yang akan dicat. Bila perlu, kosongkan ruangan itu selama proses pengecatan berlangsung. Bahkan, anggota keluarga sebagai penghuni rumah sebaiknya tidak berada di dalam ruangan yang sedang dicat. Bila harus berada di dalam, sebaiknya gunakan masker. Orang yang terlalu sensitif bisa dengan mudah merasa pusing bila menghirup bau cat terlalu lama.

Langkah selanjutnya, setelah proses pengecatan selesai, usahakan sebanyak mungkin ruang yang baru dicat terkena udara bebas. Buka semua jendela dan pintu selama seharian supaya bau cat cepat hilang. Jika memang tidak tahan dengan bau cat, jangan langsung menempati rumah atau ruang yang baru dicat. Diamkan dulu selama beberapa hari.

Selamat mengecat!

(Sumber: Serial Rumah "20 Desain Rumah Urban/PT Prima Infosarana Media)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau