NEW YORK, KOMPAS.com - Bursa AS ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (25/7/2012) waktu setempat.
Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor's 500 terpeleset kurang dari 0,1 persen menjadi 1.337,91. Padahal, sebelumnya, indeks S&P 500 sempat naik 0,4 persen. Dalam empat hari terakhir, indeks S&P 500 sudah merosot 2,8 persen.
Tekanan tersebut berasal dari penurunan saham Apple Inc dan data penjualan rumah baru yang secara tidak terduga mencatatkan penurunan. Kedua faktor tersebut membayangi rally pada sektor perbankan dan industri.
Asal tahu saja, saham Apple terjungkal 4,3 persen. Kondisi ini terjadi setelah data penjualan iPhone tak mencapai target yang ditetapkan perusahaan.
Sementara indeks komposit teknologi Nasdaq turun 8,75 poin (0,31 persen) menjadi 2.854,24.
Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average berhasil mempertahankan di zona hijau dengan ditutup di 12.676,05, atau naik 58,73 poin (0,47 persen). Indeks yang terdiri dari 30 saham unggulan (blue-chip) ini, terangkat oleh saham sektor industri seperti saham Caterpillar yang naik 1,4 persen serta Boeing yang melompat 2,8 persen.
Data yang dirilis pemerintah AS menunjukkan, penjualan rumah baru di AS secara tidak terduga mencatatkan penurunan pada Juni dari level tertinggi dalam dua tahun terakhir.
"Masih banyak sekali ketidakpastian di luar sana. Dapat dikatakan, saat ini proses pemulihan ekonomi AS kembali tersendat. Sementara, situasi di Eropa juga kian memburuk. Kondisi itu turut mempengaruhi kinerja perusahaan. Ketidakpastian ini merupakan hal yang sulit bagi investor," papar Rob McIver, co-portfolio manager Jensen Investment Management di Lake Oswego, Oregon. (Barratut Taqiyyah/Kontan)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang