Gara-gara Boneka Bratz, Lady Gaga Digugat 10 Juta Dollar AS

Kompas.com - 26/07/2012, 11:52 WIB

NEW YORK, KOMPAS.com -- Lady Gaga dan perusahaan manajemennya digugat membayar ganti rugi 10 juta dollar AS oleh perusahaan pembuat boneka Bratz.

Perusahaan itu, MGA Entertainment, memasukkan berkas hukum mereka di New York (AS). Mereka mengatakan bahwa Gaga menyebabkan penundaan disengaja untuk rilis sebuah boneka Bratz yang menampilkan citra Gaga.

Perusahaan cenderamata tersebut menyatakan, boneka itu sedianya akan dijual dalam rangka Hari Natal 2012, tapi sang bintang pop ingin rilis boneka tersebut ditunda hingga waktu rilis album barunya, yang dijadwalkan pada 2013. Perusahaan yang bekerja sama dengan Gaga itu menyebut apa yang dilakukan oleh Gaga tersebut tak pantas.

Merujuk ke pengaduan pelanggaran kontrak yang diajukan melalui pengadilan itu, vokalis dan pencipta lagu tersebut dinilai bertindak dengan itikad buruk, dengan menahan persetujuan akhir untuk rilis boneka itu. MGA Entertainment juga menyatakan bahwa Gaga dan manajemennya ingin lebih berkonsentrasi ke pemasasaran parfumnya daripada ke boneka bikinan mereka.

Telah diperkirakan, seri boneka yang menampilkan citra Gaga itu akan menghasilkan 28 juta dollar AS untuk musim penjualan eceran dalam rangka Hari Natal 2012. Diungkapkan dalam pengaduan tersebut, kesepakatan telah terjadi antar setidaknya enam distributor, dengan pesanan dari sedikitnya 10 negara.

MGA Entertainment menyatakan juga, pihaknya telah menderita kerugian yang tak bisa diperbaiki akibat penundaan tidak masuk akal akibat permintaan mendadak dari Gaga.

Peter Lofumento, juru bicara Bravado International Group, yang menangani cenderamata Universal Music, perusahaan rekaman yang mengontrak Gaga, mengatakan, "Kami akan sungguh-sungguh membela diri di pengadilan." Sementara itu, Seorang juru bicara Gaga mengutarakan kepada  situs berita bisnis dan keuangan Bloomberg bahwa Gaga belum mengetahui pengaduan itu dan tidak memiliki tanggapan. "Ini perselisihan antara perusahaan cenderamata Universal Music Group dengan MGA," terang sang juru bicara, Amanda Silverman. "Tidak ada alasan yang sah untuk menyeret Lady Gaga ke dalam sengketa itu. Lady Gaga akan benar-benar membela diri terhadap gugatan MGA dan yakin bahwa ia akan menang," tambahnya.

Pada 2011, MGA Entertainment memenangkan ganti rugi 310 juta dollar AS dari perusahaan mainan Mattel dalam sebuah kasus mengenai siapa yang memilki hak atas Bratz. Mattel, yang membuat Barbie, boneka pesaing Bratz, telah mengajukan banding.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau