Satu Lagi Perampok di Jalan Bintaro Dibekuk Polisi

Kompas.com - 26/07/2012, 13:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Galih alias Gendut (20), salah satu pelaku perampokan bersenjata tajam yang menimpa pemilik shoowrom mobil bernama Boy Kurniawan (32), dibekuk polisi. Gendut ditangkap petugas Reskrim Polsek Pesanggrahan di Jalan Ridi, Pesanggrahan, tidak jauh dari kediamannya.

"Satu pelaku lagi ditangkap tadi malam pukul 23.00 di Jalan Haji Ridi Ulujami. Tersangka atas nama Galih alias Gendut umur 20 tahun," ungkap Kepala Unit Reskrim Polsek Pesanggrahan Ajun Komisaris Nurdin AR, Kamis (26/7).

Nurdin menjelaskan, pelaku yang baru tadi malam ditangkap ini merupakan anggota komplotan perampok yang melancarkan aksinya di Jalan Bintaro Utama, Sektor 1, Pesanggrahan Jakarta Selatan. Tiga anggota komplotan diduga sudah puluhan kali menjalankan aksi perampokan serupa di wilayah Jakarta Selatan. "Tiga pelaku sudah melakukan beberapa kali di wilayah Jakarta Selatan," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat perampok bersenjata tajam melancarkan aksinya di Jalan Bintaro Raya Sektor 1, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Selasa (24/7/2012) dini hari. Dari keempat pelaku perampokan, dua pelaku atas nama Indra Hasibuan dan Zulfikar berhasil diringkus oleh korban setelah sepeda motor mereka ditabrak oleh korban.

Dalam peristiwa tersebut, korban menderita kerugian senilai Rp 12 juta, dan tangan korban mengalami luka bacok. Korban kemudian dilarikan ke RS Sunyoto dan mendapat 10 jahitan di bagian tangan tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lain yang menjalankan aksinya bersama ketiga rekannya yang sudah diamankan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau