WASHINGTON, KOMPAS.com - Gerilyawan mungkin aktif di Suriah. Namun mereka memiliki lebih sedikit pengaruh di lapangan dibandingkan dengan pasukan oposisi yang berusaha menggulingkan Presiden Bashar al-Assad, kata Pentagon, Kamis (26/7).
Unsur utama gerilyawan tersebut tampaknya dipasok Al Qaida di Irak (AQI), kata Juru Bicara Departemen Pertahanan AS George Little. "Saya tak bisa mengesampingkan kemungkinan ada kaum fanatik di Suriah, tapi orang tak perlu berpikiran AQI memiliki jejak sangat kuat atau besar di Suriah," kata juru bicara tersebut kepada wartawan di Washington.
"Orang yang mendapat tempat pijakan sesungguhnya di Suriah adalah mereka yang menentang ... Bashar al-Assad. Saya tak mau berlebihan dalam menyampaikan keprihatinan mengenai AQI di Suriah," kata Little.
Menteri Luar Negeri Irak Hoshyar Zebari pada awal Juli mengatakan, gerilyawan AQI menyeberang dari Irak ke Suriah untuk melancarkan serangan.
Kendati konflik yang sudah 16 bulan di Suriah bertambah parah, Amerika Serikat telah berulangkali menyatakan AS "menentang campur tangan militer". "Sasaran pada akhirnya ditentukan rakyat Suriah ... mereka sendirilah yang menetapkan jalur bagi masa depan, sungguh bukan kami yang menetapkan jalan buat mereka," kata Little.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang