Aksi massa

Blokade Tol Jatibening Telah Dibuka

Kompas.com - 27/07/2012, 08:49 WIB

BEKASI, KOMPAS.com — Pintu akses ke Km 8 Tol Jatibening di kedua arah yang ditutup massa demonstran sejak pukul 01.00 WIB akhirnya dibuka kembali sekitar pukul 08.15 WIB. Sementara itu konsentrasi massa sudah tak terlihat lagi di area penutupan.

Menurut Yudhi Krisyunoro, Kepala Cabang Tol Jakarta-Cikampek, setelah petugas dari Polda Metro Jaya turun ke lokasi, situasi keamanan berhasil dikendalikan. "Sudah dibuka kembali sekitar pukul 08.15 WIB tadi di kedua arah, sudah normal kembali," kata Yudhi kepada Kompas.com, Jumat (27/7/2012).

Yudhi mengatakan, polisi juga telah menghalau massa keluar dari area tol sehingga konsentrasi massa sudah tidak ada lagi di tol.

Sebagaimana diberitakan Kompas.com sebelumnya, PT Jasa Marga Tbk memastikan sebuah kendaraan operasional telah dibakar oleh sekitar 500 pengunjuk rasa di Km 8 Tol Jakarta-Cikampek di kawasan Jatibening, Jumat (28/7/2012) pagi.

"Iya, benar. Hal itu menyusul penutupan pintu akses ke Km 8 Tol Jatibening di kedua arahnya sejak pukul 01.00 WIB dini hari," kata Kepala Humas PT Jasa Marga Tbk Wasta Gunadi saat dihubungi, di Jakarta, Jumat pagi.

Penutupan akses tersebut, kata Wasta, sebagai bagian dari penertiban kawasan Tol Jatibening agar tidak menjadi terminal bayangan. Artinya, kata Wasta, Jasa Marga tidak ingin membiarkan pelanggaran terjadi dengan menaikkan dan menurunkan penumpang di sekitar Km 8 Jatibening.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau