PONTIANAK, KOMPAS.com -- Yayasan Nanda Dian Nusantara (YNDN) sedang mengadvokasi 11 anak asal Toho, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Mereka diduga menjadi korban praktik penjualan anak dengan modus penipuan untuk disekolahkan.
Direktur YNDN Devi Tiomana mengatakan, mereka awalnya ditampung di sebuah yayasan di Jakarta. "Satu di antara 11 anak itu melarikan diri lalu melapor kepada polisi dan kasus ini kemudian terungkap," kata Devi, Jumat (27/7/2012).
Orangtua anak-anak itu memberi izin membawa anak mereka karena pelaku berjanji akan menyekolahkannya. Namun, ternyata pelaku memperalat anak-anak itu untuk mengaku sebagai anak yatim yang ditampung di yayasan. Tujuannya yayasan bisa mendapatkan dana dari donatur.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang