Polisi Sita Ribuan Petasan di Situbondo

Kompas.com - 28/07/2012, 00:54 WIB

SITUBONDO, KOMPAS.com -- Petugas Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Situbondo, Jawa Timur, menangkap pemilik ribuan petasan, Arif (41) di rumahnya, Desa Kalibagor, Kecamatan Kota, Jumat (27/7/2012).

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan ribuan petasan dan bahan peledak pembuatan petasan berupa potassium florat seberat 4,5 kg dari berbagai jenis.

Tertangkapnya Arif yang diketahui berprofesi buruh pencari pasir di sungai bermula dari kekhawatiran warga sekitar akan meledaknya petasan yang disimpan di rumah Arif. Dari sekian ribuan petasan, 600 biji di antaranya bahkan sudah siap edar.

"Saya membuat petasan untuk menambah penghasilan menjelang Lebaran. Saya hanya mendapat upah dari membuat petasan ini, sedangkan yang punya petasan ini warga Maesan Bondowoso. Selain itu, saya baru satu kali ini saja membuat petasan," kata Arif.

Kasat Reskoba AKP Priyo Purwandito mengatakan, pihaknya tidak begitu saja mempercayai pengakuan tersangka yang baru satu kali membuat petasan. Sebab, ditenggarai pria ini sudah lama dikenal oleh tetangganya sebagai pembuat petasan.

"Pelaku boleh saja mengaku baru kali ini. Apapun alasannya pelaku tetap melanggar pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau