Perikanan

Neraca Perdagangan Ikan Surplus

Kompas.com - 29/07/2012, 18:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Neraca perdagangan untuk komoditas perikanan Indonesia mengalami surplus selama Januari-April 2012, yakni 1,1 miliar dollar AS. Surplus perdagangan ikan itu naik 13,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 881,09 juta dollar AS.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor hasil perikanan selama Januari-April 2012 mencapai 405.745 ton atau naik 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, 349.970 ton.

Dari segi nilai ekspor, juga terjadi peningkatan dari 1,06 miliar dollar AS pada Januari-April tahun 2011 menjadi 1,27 miliar dollar AS. Dari sisi impor perikanan, impor selama Januari-April 2012 sebesar 111.631 ton atau senilai 163,82 juta dollar AS. Impor ikan itu menurun dibandingkan Januari-April 2011, yakni 174.280 ton, atau senilai 178,63 juta dollar AS.

Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Saut Hutagalung mengemukakan, Indonesia masih bergantung impor bahan baku untuk industri pada bulan-bulan musim paceklik tangkapan ikan. "Itu karena ada masalah distribusi ikan yang tidak lancar akibat sistem logistik dan transportasi yang belum memadai," kata Hutagalung, akhir pekan lalu.

Ia menambahkan, masalah logistik merupakan masalah nasional, tidak hanya di sektor perikanan. Pihaknya berharap Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) dan Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional dapat dikaji serius lintas kementerian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau