Penerbangan

Banyuwangi-Surabaya Jadi Rute Alternatif

Kompas.com - 30/07/2012, 03:00 WIB

Banyuwangi, Kompas - Menjelang mudik, tiket pesawat dari Banyuwangi ke Surabaya untuk tanggal 15 hingga 18 Agustus habis terjual. Tiket arus balik pun 85 persen sudah dipesan. Jalur udara rute Banyuwangi-Surabaya di Jawa Timur kini menjadi alternatif selain menggunakan kereta api dan bus.

Andi Hendra, Kepala Bandar Udara Blimbingsari, Banyuwangi, mengatakan, tahun ini mudik dari dan ke Banyuwangi bisa dilakukan lewat udara. Penerbangan rute Banyuwangi-Surabaya sejak Mei telah dibuka setiap hari dengan masuknya maskapai penerbangan Merpati Airlines. Pesawat yang digunakan jenis M-60 milik Merpati Airlines itu berkapasitas 56 tempat duduk.

Menurut Andi, sejak Sabtu (28/7) tiket penerbangan untuk tanggal 15-18 Agustus sudah terjual. Bahkan, tiket pesawat untuk tanggal 20 untuk tujuan Surabaya sudah habis.

Dinas Perhubungan di Nusa Tenggara Barat juga berbenah. Mereka menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan transportasi guna mengantisipasi arus mudik dan arus balik dalam Lebaran tahun ini yang diperkirakan naik 10 persen dibandingkan hari biasa.

Ridwansyah, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi NTB, menekankan, yang perlu diwaspadai adalah lonjakan penumpang pesawat rute Bandara Internasional Lombok-Cengkareng, dan rute Lombok-Surabaya. Biasanya rute ini cenderung mengalami lonjakan penumpang pada H-3 dan H-4 Lebaran. Saat ini rute dari dan ke Lombok dilayani maskapai Garuda, Lion Air, Batavia, dan Merpati berkapasitas 1.017 kursi sehari.

Rute Lombok-Surabaya dilayani Wings Air, Batavia, Merpati, dan Garuda (1.070 kursi). Jalur Lombok-Bali dilayani Trans Nusa, Merpati, Wings Air, Sky Aviation, dan Garuda (806 kursi).

Untuk transportasi darat disiapkan bus antarkota antarprovinsi sebanyak 111 bus (kapasitas 4.440 kursi) dan antarkabupaten dilayani 99 bus (2.376 kursi). Jumlah itu dinilai lebih dari cukup. Merujuk situasi Lebaran tahun 2011, pada H-3 Lebaran dan H+6 Lebaran jumlah penumpang masing-masing 852 dan 849 orang.

Tegal siap

Sementara itu, sekitar 400 bus akan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan angkutan Lebaran dari wilayah Kota Tegal, Jawa Tengah. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Tegal Khaerul Huda mengatakan, jumlah bus yang disiapkan hampir sama dengan Lebaran tahun lalu, yaitu sekitar 400 unit. (NIT/RUL/WIE)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau