Yoga Pulihkan Keseimbangan Pasien Stroke

Kompas.com - 30/07/2012, 15:54 WIB

Kompas.com - Kerusakan pada otak akibat stroke akan menyebabkan penderitanya mengalami cacat fisik atau mental, karenanya rehabilitas pasca serangan stroke sangat diperlukan. Melakukan yoga termasuk dalam terapi lanjutan yang disarankan pasca sembuh dari stroke.

Menurut penelitian, berlatih yoga secara rutin bahkan meski serangan stroke sudah lama terjadi tetap memberikan manfaat positif, salah satunya mengembalikan keseimbangan.

"Ini menarik karena orang bisa memulihkan keseimbangan mereka bertahun-tahun setelah stroke. Mereka bisa mengubah otak dan juga tubuh sehingga tidak terperangkap dalam kondisi pasca stroke," kata Arlene Schmid, peneliti di bidang rehabilitas medik.

Dalam penelitiannya, Schmid dan timnya merekrut 47 pasien stroke yang terkena stroke enam bulan sebelumnya. 75 persen dari mereka adalah veteran perang, termasuk perang dunia II. Para partisipan studi dibagi dalam dua kelompok. Sekitar 10 orang tidak diberikan terapi dan 37 orang sisanya dilatih gerakan yoga oleh terapis yoga.

Pada awalnya, para veteran itu menolak melakukan yoga karena stereotip olahraga itu hanya untuk kaum wanita. Namun setelah beberapa kali melakukan yoga mereka mulai merasakan manfaatnya.

Selama delapan minggu penelitian, mereka terus berlatih gerakan-gerakan yoga. Di akhir sesi, kelompok dari grup yoga menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam keseimbangan.

Latihan yoga juga menaikkan kepercayaan diri para veteran itu dan mengurangi perasaan takut jatuh. Sebelumnya, sepertiga responden pernah mengalami jatuh sampai patah tulang.

Selain yoga, olahraga seperit pilates dan tai chi juga diketahui membantu menyesuaikan kembali otak dan tubuh pasca stroke.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau