Pembatasan bbm

Kendaraan Dinas Lamongan Mulai Ditempeli Stiker

Kompas.com - 30/07/2012, 16:31 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com- Beberapa mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Lamongan mulai ditempeli stiker "Mobil Ini Tidak Menggunakan BBM Bersubsidi". Pemkab Lamongan telah menerima 20 stiker dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan mencetak 50 stiker serupa.

Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Lamongan M Faiz Junaidi, Senin (30/7/2012), menuturkan berdasarkan data dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Lamongan tercatat ada 359 kendaraan roda empat yang menggunakan bahan bakar premium, dan 107 kendaraan menggunakan bahan bakar solar di Lamongan.

Kendaraan dinas roda dua ada 2.505 unit dan sedang kendaraan roda tiga sebanyak 43 unit. Sementara yang wajib dipasangi stiker pembatasan BBM bersubsidi adalah kendaraan roda empat berbahan bakar premium.

Lamongan masih kekurangan hingga 289 stiker untuk kendaraan roda empat yang akan diupayakan untuk dipenuhi Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Jatim maupun oleh Kementerian ESDM Stiker dipasang di kendaraan roda empat untuk membedakan dengan kendaraan yang menggunakan solar. Kendaraan yang menggunakan bahan bakar solar belum dilakukan pembatasan.

Kendaraan dinas roda dua semua menggunakan bahan bakar premium juga terkena pembatasan. Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan BBM, pentahapan pembatasan penggunaan BBM jenis tertentu dilaksanakan untuk penggunaan jenis bensin Ron 88 (pertamax) bagi kendaraan dinas dilakukan dua tahap.

Pembatasan BBM dimulai 1 Juni untuk wilayah Jakarta Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) dan mulai 1 Agustus untuk wilayah Jawa-Bali. Kendaraan dinas adalah kendaraan bermotor yang dimiliki atau dikuasai oleh instansi pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Aturan ini berlaku untuk kendaraan roda dua dan empat baik milik pemerintah daerah maupun TNI, Polri dan perbankan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau