JAKARTA, KOMPAS.com — Pasokan tenaga listrik selama periode Lebaran 2012 diperkirakan mencukupi. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Nur Pamudji, dalam jumpa pers, Senin (30/7/2012), di Jakarta.
Menurut Nur Pamudji, berdasarkan pengalaman selama ini, beban puncak pada hari Lebaran umumnya lebih rendah (proyeksi berkurang 10-15 persen) dibanding beban puncak pada hari kerja.
Oleh karena, industri yang mengonsumsi tenaga listrik sangat besar dan perkantoran berhenti beroperasi atau libur.
Prakiraan kondisi pasokan tenaga listrik selama periode Lebaran 2012 (H-3 sampai H+7) pada sistem kelistrikan regional Jawa-Bali, regional Indonesia barat, dan Indonesia timur berada pada kondisi pasokan cukup.
Untuk mengantisipasi gangguan pasokan listrik, PLN tidak melaksanakan pemeliharaan yang bisa mengganggu pasokan listrik pada periode Lebaran, kecuali pekerjaan perbaikan gangguan.
" Untuk meningkatkan kesiagaan menjaga keandalan dan kualitas pasokan listrik, semua unit menyiapkan pedoman operasi khusus Lebaran 2012," kata Nur Pamudji.
" Kami mengimbau pelanggan PLN agar tetap menjalankan gerakan hemat listrik untuk tidak berlebihan memakai listrik," kata dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang