Kabupaten malang

650 Mobil Dinas Dipasangi Stiker Wajib BBM Non Subsidi

Kompas.com - 31/07/2012, 13:15 WIB

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, memasangi stiker penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pada 650 unit mobil dinas di lingkungan Pemkab Malang, Selasa (31/7/2012). Pemasangan stiker itu untuk menandai dimulainya penggunaan bahan bakar non subsidi pada kendaraan dinas di lingkungan Pemkab Malang mulai 1 Agustus 2012.

Stiker itu dipasang pada bagian kaca belakang mobil dinas khusus keluaran  di atas tahun 2008. "Pemasangan stiker ini sebagai tanda mobdin yang dimiliki Pemkab Malang, sudah harus pakai bbm non subsidi," tegas Bupati Malang, Rendra Kresna, ditemui wartawan usai memasang stiker secara simbolis di Pendapa Kabupaten Malang.

Menurut Rendra, pemasangan stiker  tersebut juga berfungsi sebagai pemberitahuan kepada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), agar hanya melayani pengisian bbm non subsidi. "Kalau masih pakai BBM subsidi silahkan laporkan dan jangan dikasih ngisi BBM. Nantinya akan ditindak tegas oleh yang berwenang," kata Rendra.

Sementara, untuk di Kabupaten Malang, sudah ada 31 SPBU yang menjual BBM non subsidi. Jumlah SPBU tersebut sudah cukup memadai dan tidak ada alasan bagi pengguna mobil dinas untuk tidak menggunakan bahan bakar jenis itu. "Kita harus memberi contoh yang baik dan hal ini demi kebaikan negara," ujarnya.

Saat ini, Pemkab Malang memiliki 2.227 kendaraan dinas roda dua, dan sebanyak 569 unit mobil dinas yang menggunakan BBM bersubsidi. Adapun yang memakai bahan bakar solar sebanyak 468 unit mobil dinas. "Pemasangan stiker bakal dilakukan secara bertahap. Sebab, Pemkab Malang baru bisa mencetak dan memasang stiker untuk 650 unit mobil dinas," kata RIndra.

Rendra menambahkan, kebijakan pembatasan bahan bakar bersubsidi itu, seharusnya bukan hanya bagi kendaraan dinas, tapi juga harus diterapkan kendaraan berplat hitam. "Karena dengan kebijakan demikian, pemakaian bahan bakar non subsidi bisa maksimal," kata Rendra. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau