BANDUNG, KOMPAS — Moda transportasi udara diprediksi menjadi primadona baru dalam arus mudik Lebaran mendatang. Sejak tahun lalu, jumlah penumpangnya mencapai peningkatan yang lebih dinamis dibandingkan dengan jumlah penumpang moda lainnya.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Jawa Barat pada Lebaran tahun lalu, jumlah penumpang pesawat meningkat 37 persen dari 18.827 orang menjadi 25.812 orang. Kenaikan itu lebih tinggi daripada moda transportasi darat yang meningkat tidak sampai 1 persen.
"Untuk tahun ini, kami memperkirakan kenaikan penumpang pesawat mencapai 92 persen menjadi 49.776 orang," kata Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dicky Saromi dalam Rakor Persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2012 di Markas Polda Jabar, Selasa (31/7/2012).
Menurut Dicky, pembukaan rute baru dan tarif yang bersaing membuat pesawat makin dilirik sebagai moda transportasi mudik yang paling efektif. Ditambah lagi, penurunan jumlah penumpang kereta api akibat kebijakan 100 persen kapasitas penumpang membuat alternatif lain harus segera diambil.
Dengan kemudahan transportasi, Dicky memperkirakan puncak arus mudik penumpang pesawat pada H-1 Lebaran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang