KPU DKI Sudah Terima Laporan Audit Dana Kampanye

Kompas.com - 31/07/2012, 17:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta telah menerima hasil audit dana kampanye dari lembaga akuntan publik yang diberi wewenang, Selasa (31/7/2012) ini.

Pengauditan dana kampanye ini sudah berlangsung sekitar 15 hari lalu. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye KPU Provinsi DKI Jakarta, Suhartono, mengatakan bahwa pihaknya tidak dapat langsung mengumumkan hasil audit tersebut karena masih harus dipelajari terlebih dahulu.

"Ya nanti kami umumkan. Maksimalnya kan tiga hari setelah diterima laporan dari auditor. Jadi bisa tiga hari atau bahkan hari ini," ujar Suhartono, di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jalan Budi Kemulyaan, Jakarta, Selasa (31/7/2012).

"Kan dipelajari dulu. Kami harus melihatnya ini apa rumusannya. Nanti kami akan menyampaikan ke publik," imbuh Suhartono.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan memeriksa terkait aliran dana kampanye dan penerimaannya. Kemudian pihaknya kembali akan melakukan verifikasi data penyumbang beserta jumlahnya.

Mengingat sesuai aturan, penyumbang individu maksimum Rp 50 juta dan penyumbang perusahaan maksimum Rp 350 juta. Selain itu, sumbangan tidak boleh berasal dari APBN, APBD, atau pihak asing.

"Nanti dari bukti belanja, jika diaudit ternyata menyisakan saldo, maka saldonya harus dikembalikan ke kas daerah," ungkapnya.

Tidak hanya itu, jika dalam hasil audit tersebut ditemukan penyumbang yang dilarang maka dalam waktu paling lama 15 hari yang bersangkutan harus melaporkan ke KPU Provinsi DKI Jakarta agar tidak terkena sanksi.

"Tentu ada sanksi. Bagi pemberi dan penerima sumbangan bisa dikenai pidana, apabila ditemukan," tegasnya.

"Bahkan apabila sudah mempunyai kedudukan hukum yang tetap maka pasangan calon tersebut bisa dibatalkan terkait pencalonannya," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau