PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mendorong intensifikasi budidaya kedelai di Kalteng. Koordinasi dilakukan sebagai upaya merealisasikan dukungan berbagai badan usaha milik negara (BUMN) mewujudkan budidaya itu.
Teras di Palangkaraya, Kalteng, Selasa (31/7/2012), mengatakan, ia sudah menghubungi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, Sabtu lalu. "Saya sudah berkomunikasi dan Dahlan berjanji, Senin (kemarin) akan segera mempelajari itu," tuturnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menyiapkan lahan dengan luas sekitar 150.000 hektar untuk pengembangan kedelai. Lahan di kawasan eks program Pengembangan Lahan Gambut (PLG) itu terletak di Kabupaten Kapuas, Kalteng . Namun, budidaya kedelai memerlukan kerjasama dengan BUMN-BUMN pendukung.
Berbagai BUMN yang bisa memberikan dukungan antara lain produsen pupuk, bibit, dan peralatan pertanian, serta pengelola pangan. " Bibit misalnya, tidak bisa sembarangan. Pupuk juga. Lalu, sarana dan prasarana. Nanti, saya dan menteri BUMN akan mengadakan pertemuan untuk merealisasikan langkah itu," ujarnya.
Ditanya kapan pertemuan akan diadakan, ia menjawab, sedang menunggu kabar dari menteri BUMN. Di lokasi yang disiapkan untuk budidaya itu, beberapa petani sudah menanam kedelai. Soal berapa desa yang siap untuk menjadi lokasi budidaya kedelai, Teras menjelaskan, Bupati Kapuas M Mawardi sedang mendatanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang