Orangtua Korban Minta SMA Don Bosco Bersikap

Kompas.com - 01/08/2012, 17:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Orangtua korban bullying (perundungan) mendesak agar pihak sekolah mengambil sikap pasca-penetapan tujuh tersangka oleh kepolisian. Menurut orangtua korban, pihak sekolah tidak bisa angkat tangan dengan menyatakan kasus tersebut terjadi di luar jam dan lokasi sekolah.

Korban dan pelaku merupakan siswa SMA Don Bosco Pondok Indah. "Seharusnya pihak sekolah mengambil sikap setelah penetapan tersangka oleh kepolisian. Kami tidak ingin peristiwa ini terulang di sekolah. Pihak sekolah harus mengambil sikap bahwa peristiwa ini tidak boleh berlanjut," tutur L Bangun, ayah kandung siswa yang menjadi korban perundungan berinisial Pd, kepada Kompas, Rabu (1/8/2012) di Jakarta.

Keyakinannya tidak berubah, perundungan yang terjadi di sekolah tersebut karena hal itu sudah menjadi tradisi sehingga setiap siswa senior berhak melakukan kekerasan kepada yuniornya.

Bangun meminta agar penyidik melanjutkan kasus ini ke proses berikutnya. Dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (24/7/2012) itu, Pd menderita luka memar di lengan dan luka sundutan rokok. Tidak hanya Pd, enam siswa lain mengalami kekerasan serupa yang dilakukan oleh tujuh tersangka.

Penetapan tersangka ini terjadi setelah terjadi pertemuan antara korban dan tersangka pelaku didampingi keluarga masing-masing. Pertemuan yang berlangsung di Markas Polres Jakarta Selatan berlansung pada Rabu sore hingga pukul 19.00.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau