Mobil Dinas Kendal Belum Dipasangi Stiker BBM Non-subsidi

Kompas.com - 01/08/2012, 18:50 WIB

KENDAL, KOMPAS.com -- Meski aturan pelarangan penggunaan BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas sudah berlaku sejak Rabu (1/8/2012), namun mobil dinas di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah belum dipasangi stiker mobil BBM non subsidi.

Kendati demikian, Kepala bagian Humas Setda Kendal Hari Wasito memastikan bahwa kendaraan dinas di Kendal sudah memakai BBM petramax sejak aturan itu diberlakukan.

Hari mengatakan, Pemkab Kendal belum memasang stiker di kendaraan dinas karena belum menerima stiker dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. "Kita masih menunggu pengiriman stiker dari pusat, tapi untuk pemberlakuan mobil dinas menggunakan Pertamax sudah dilakukan hari ini (Rabu, 1/8/2012)," katanya, Rabu (1/8/2012).

Sementara itu, Kepala Seksi Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kendal Heru Yusmiarso menjelaskan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Kendal sudah mulai ikut menyukseskan program larangan BBM bersubsidi bagi kendaraan dinas.

Hal itu terbukti dari 22 SPBU yang ada, 11 di antaranya sudah menjual Pertamax. Padahal, kata dia, sebelum diberlakukannya aturan tersebut, hanya beberapa SPBU saja yang menjual Pertamax.

"Dari 11 SPBU yang menjual Pertamax, 10 di antaranya ada di Pantura, sedang satunya lagi di SPBU Boja," kata Heru.

Ia menjelaskan, 10 SPBU di Pantura yang menjual Pertamax di antaranya SPBU Jalan Lingkar Kaliwungu dari arah Jakarta maupun Semarang, SPBU Sumberjo, SPBU Tlahap, SPBU Kebonadem, SPBU Gondang, SPBU Lingkar Weleri dari arah Semarang dan Jakarta, serta SPBU Ungup-ungup.

"Masih ada beberapa SPBU di Pantura Kendal yang belum jualan Pertamax. Tapi saya imbau setelah adanya aturan pemerintah ini, semua SPBU menjual Pertamax," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau