Lima Kecamatan di Ambon Masih Terendam Banjir

Kompas.com - 01/08/2012, 20:29 WIB

AMBON, KOMPAS.com -- Banjir di Kota Ambon yang terjadi sejak 04.00 Wit pada hari Rabu (1/8/2012) hingga sekarang masih menggenangi Kota Ambon.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Dr. Sutopo Purwo Nugroho melaporkan, lima kecamatan yang terendam banjir yaitu Kecamatan Nusaniwe, Sirimau, Teluk Ambon, Baguala, dan Kecamatan Leitimur masih terendam banjir.

Berdasarkan versi BNPB tercatat 8 orang meninggal dunia, 3 orang dalam pencarian, 3 orang luka parah, 2 orang luka ringan. Seluruh korban meninggal telah dievakuasi, yaitu 2 orang di BTN Kanawa, 4 orang di Desa Passo, dan 2 orang di Desa Negeri Lama.
 
Sementara itu, banjir juga merusak perumahan warga. Sedikitnya, 39 unit rumah rusak berat dan 30 unit rumah rusak ringan. Sebanyak 25 unit rumah terancam longsor dan 1.785 unit rumah terendam banjir.


Banjir juga menyebabkan 131 kepala keluarga (599 jiwa) mengungsi yang tersebar di 6 titik yaitu di Kelurahan Benteng, Batu Meja, Waihako, Uritetu, Batu Merah, dan Tawiri.  
 
Menurut Sutopo, BNPB telah mengirimkan Tim Reaksi Cepat ke Ambon untuk mendampingi penanganan darurat. Tim BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, Satpol PP, Tagana, dinas terkait dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat.
Evakuasi korban dan pembersihan lokasi longsoran masih dilakukan. Tim juga telah mendistribusikan bantuan logistik dan makanan siap saji.

Hingga berita ini diturunkan, pendataan korban banjir masih dilakukan. Luasnya daerah banjir dan longsor menyebabkan beberapa titik longsor belum ditangani. Kebutuhan mendesak meliputi makanan siap saji, karung, tikar, perlengkapan dapur dan sebagainya. 

Sutopo mengimbau masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan dan bantaran sungai untuk waspada terhadap banjir dan longsor, mengingat tutupan awan di sekitar Ambon masih cukup tebal.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau