Laga Juve Vs Napoli Gunakan Wasit Kelima

Kompas.com - 01/08/2012, 23:46 WIB

ROMA, KOMPAS.com — Laga Piala Super Italia antara Juventus dan Napoli di Beijing, China, pada Sabtu (11/8/2012), akan menggunakan wasit kelima. Presiden Asosiasi Wasit Italia (AIA), Marcello Nicchi, mengungkapkan, keputusan itu diambil dalam rangka mendukung kebijakan yang tengah digodok di Eropa.

Wasit kelima sebelumnya telah diterapkan dalam Piala Eropa di Ukraina dan Polandia beberapa waktu lalu. Sementara di level klub, sistem itu belum pernah dilakukan.

"Pertandingan itu (Juventus lawan Napoli) akan menggunakan enam petugas, termasuk dua wasit untuk mengamati garis gawang," ujar Nicchi seperti dilansir Football Italia.

Meski demikian, Nicchi menegaskan, sistem tersebut hanya merupakan percobaan dan belum tentu akan dipermanenkan dalam kompetisi Liga Serie-A musim depan. Musim lalu, sejumlah klub termasuk AC Milan pernah mengalami kerugian akibat sejumlah insiden "gol hantu".

"Kami tidak dapat memastikan apakah poin dari penerapan itu nanti akan digunakan juga di Serie-A. Kami tidak ingin menimbulkan kejutan atau membuat sebuah keputusan yang tidak sejalan dengan peraturan di Eropa," kata Nicchi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau