NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mentah naik menyusul persediaan minyak Amerika Serikat mengalami penurunan terbesar dalam tujuh bulan.
Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengantaran September naik 85 sen menjadi 88,91 dollar AS per barrel, di New York Mercantile Exchange, Rabu waktu setempat atau Kamis (2/8/2012) pagi. Harga minyak Brent untuk penetapan September naik 1,04 dollar AS, atau 1 persen, menjadi 105,96 dollar AS per barel, di ICE Futures Europe exchange, London.
Harga minyak naik didorong oleh laporan Departemen Energi AS. Laporan menyatakan persediaan minyak mentah turun 6,52 juta barel menjadi 373,6 juta barel pada minggu lalu. Ini penurunan terbesar sejak Desember 2011. Survei Bloomberg saja hanya memprediksi penurunan sebanyak 1 juta barel.
Di sisi lain, Bank Sentral AS mengatakan akan memantau kondisi ekonomi secara dekat, dan akan bertindak ketika diperlukan demi mendorong perekonomian. Di tempat lain, Bank Sentral Eropa mungkin akan mengambil langkah demi menyelesaikan krisis utang di zona euro pada sebuah pertemuan besok.
"Penurunan yang lebih besar dari yang diperkirakan dalam persediaan jelas sekali mengangkat (bullish terhadap harga minyak)," sebut Tom Essaye, Presiden Kinsale Trading, di Palm Beach, Florida.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang