Pasar modal

Global Memerah, IHSG Siap Terseret

Kompas.com - 02/08/2012, 08:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tekanan kembali membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pada perdagangan Kamis (2/8/2012) ini.

Bursa global yang memerah, memunculkan potensi ambil untung oleh investor dan pelaku pasar. Bursa Wall Street kompak melemah, setelah Bank Sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, tidak menawarkan stimulus baru yang dapat mengangkatk perekonomian Negeri Paman Sam itu.

Indeks Dow Jones turun 32,55 poin (0,25 persen) ke level 12.976,13, S&P 500 terpeleset 0,29 persen, dan Nasdaq kehilangan 0,66 persen.

Kemarin IHSG ditutup turun 11 poin (0,28 persen) ke level 4.130,46, dengan jumlah transaksi sebanyak 8,49 juta lot atau setara Rp 4,9 triliun.

Meski turun, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih di pasar reguler sebesar Rp 75,37 miliar, dengan saham yang paling banyak dibeli antara lain ASII, BBCA, BBRI, INDF, dan LSIP. Mata uang rupiah pun terdepresiasi ke Rp 9.469 per dollar AS.

Menurut riset eTrading Securities, secara teknikal penurunan IHSG masih menyisakan sisi penurunan hingga ke level support 4.090. MACD Histogram juga sedikit melemah dan faststochastic bergerak ke arah bawah.

Kondisi ini membuat IHSG akan mengalami sentimen bervariasi dengan kecenderungan negatif.

Hari ini diperkirakan IHSG bergerak di rentang 4.040-4170 dengan kecenderungan turun ke level 4.090. Strategi yang direkomendasikan adalah trading plan jangka pendek. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah HRUM, ADRO, BBKP, dan INDY.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau