Terganjal LTE, Ponsel Snapdragon S4 Belum Masuk Indonesia

Kompas.com - 02/08/2012, 12:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Produk smartphone berbasis system-on-chip (SoC) terbaru dari Qualcomm, Snapdragon S4, sudah mulai bermunculan.

Akan tetapi, peminat di Indonesia masih harus bersabar sebelum bisa membeli produk tersebut di tanah air. Pasalnya, Qualcomm masih belum bisa menerima sertifikasi untuk kemampuan 4G Long Term Evolution (LTE) yang tertanam di SoC Snapdragon S4 karena ekosistem jaringan yang bersangkutan belum berdiri penuh di Indonesia.

Menurut Ben Siagian, Senior Director & Country Manager Qualcomm International, pihaknya memilih untuk tidak menghadirkan ponsel berbasis Snapdragon S4 terlebih dahulu, ketimbang mengecewakan konsumen di kemudian hari.

"Tidak lucu kalau sekarang ada ponsel Snapdragon S4 non-LTE, lalu tiba-tiba tak lama kemudian muncul versi dengan LTE," ujarnya di acara Media Briefing Snapdragon S4 di Jakarta, Rabu (1/8/2012) kemarin.

Snapdragon S4 adalah produk  SoC terbaru dari Qualcomm yang dibuat dengan proses fabrikasi 28 nm. Seri SoC yang memiliki dua hingga empat buah core prosesor ini menawarkan kinerja komputasi dan grafis yang lebih tinggi dari pendahulunya, berikut dukungan untuk sejumlah fitur baru seperti gesture recognition dan pengenalan wajah.

Salah satu vendor smarphone yang mengikuti kebijakan ini adalah HTC yang mengeluarkan smartphone One S. Versi HTC One S yang dijual di Amerika dan Eropa menggunakan SoC Snapdragon S4, sementara ponsel yang sama di Indonesia menggunakan SoC Snapdragon S3 yang lebih lawas.

Qualcomm mengatakan akan berupaya agar ekosistem LTE segera berdiri di Indonesia. Soal pilihan frekuensi, produsen chipset ini merekomendasikan band 1800 MHz agar cocok dengan ekosistem global.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau