AMBON, KOMPAS.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku akan merehabilitasi total sejumlah daerah rawan banjir khususnya di Batu Merah, Kota Ambon. Rehabilitasi total akan segera dilakukan mengingat setiap tahunnya di lokasi ini selalu terjadi musibah banjir.
Wakil Gubernur Maluku Said Assagaf kepada Kompas.com, Kamis, (2/8/2012) mengatakan, khusus untuk kawasan Batu Merah, Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kota Ambon akan melakukan rehabilitasi total. Salah satu diantaranya dengan membenahi dan mengeruk bendungan Batu Merah dalam yang selama ini berfungsi sebagai penahan air.
“Pemerintah provinsi dan pemerintah kota akan berupaya untuk merehabilitasi total permukiman warga yang diterjang banjir, termasuk juga bendungan yang ada, nanti kita keruk," kata Assagaf.
Wakil Wali Kota Ambon SAM Latuconsina mengatakan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan semua pihak, untuk segera menangani musibah banjir yang terjadi sejak kemarin.
Menurutnya, bagi warga yang rumahnya rusak parah dan tidak bisa ditempati lagi, maka Pemerintah Kota Ambon akan memperhatikan kondisi pengungsi di tempat pengungsian. Namun bagi warga yang rumahnya tidak mengalami kerusakan, pemkot akan membantu membersihkan agar bisa ditempati lagi.
“Memang banyak yang rumahnya rusak, ini akan direhabilitasi, dan untuk warga yang rumahnya tidak rusak dan masih bisa ditempati kita akan membantu membersihkan,” ungkap Sam.
Ia mengakui, setelah meninjau sejumlah titik bencana, pihaknya akan segera melakukan evaluasi untuk tindakan antisipasi. Ia juga mengungkapkan, dampak bencana yang ditimbulkan sangat besar sehingga harus dapat diantisipasi oleh semua pihak.
Sejumlah tempat yang ditinjau wakil wali kota diantaranya Ahuru, Kebun Cengkeh, Batu Merah, Batu Gaja Galala, Pasao, Tanah Tinggi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang