2025, 50 Persen Bayi Harus dapat ASI Eksklusif

Kompas.com - 02/08/2012, 15:45 WIB

KOMPAS.com - Menyambut pekan ASI Sedunia yang jatuh pada tanggal 1-7 Agustus 2012, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan setidaknya 50 Persen bayi dibawah usia enam bulan harus sudah mendapatkan ASI eksklusif pada tahun 2025. Saat ini, tingkat pemberian ASI eksklusif secara global masih 37 persen.

Untuk mewujudkan upaya tersebut, WHO menjalin kerjasama dengan sejumlah organisasi lain seperti World Alliance for Breastfeeding Action.Tema tahun ini menyoroti upaya global untuk melindungi, mempromosikan dan mendukung ASI.

WHO mengungkapkan, sebanyak 26 negara telah menemui sasaran dan dapat menunjukkan bahwa dengan upaya terfokus, adalah mungkin untuk mencapai atau bahkan melebihi target  tujuan global.

Pemberian ASI Eksklusif sedini mungkin memberikan manfaat besar, terutama dalam mengurangi angka kematian dan morbiditas (kesakitan) pada anak. Menyusui bertanggung jawab untuk mencegah 45 persen kematian neonatal akibat infeksi, 30 persen kematian diare dan 18 persen kematian pernafasan akut pada anak balita.

Meningkatkan praktek pemberian ASI secara optimal juga menjadi tujuan utama untuk mengatasi masalah kesehatan tidak hanya pada anak tetapi juga perempuan. Strategi ini bertujuan untuk menyelamatkan 16 juta perempuan dan anak pada tahun 2015, yang juga telah didukung hampir semua lapisan baik pemerintah dan mitra.

"WHO tetap berkomitmen untuk mempromosikan menyusui sebagai sumber makanan ideal untuk bayi dan anak kecil. Ini Pekan ASI Dunia, kami mendesak pemerintah dan mitra untuk bergabung dengan kami dalam memperbarui upaya mereka, sehingga anak-anak di seluruh dunia mendapatkan awal terbaik dalam hidup," ujar WHO dalam situsnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau