Korban Meninggal Banjir Ambon Jadi 11 Orang

Kompas.com - 02/08/2012, 17:51 WIB

AMBON, KOMPAS.com -- Korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Kota Ambon, Rabu (1/8/2012) menjadi 11 orang.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Perencanaan dan Kesiap Siagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku, Ibrahim Sangadji saat dihubungi Kompas.com, Kamis (2/8/2012) sore.

“Keseluruhan korban meninggal dunia akibat banjir di Kota Ambon mencapai 11 orang,” kata Sangadji.

Ia mengatakan, dari 11 korban meninggal, 10 korban diantaranya meninggal di Kota Ambon, dan satu korban lainnya di Desa Tengah – Tengah, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

“Kalau ditambah dengan korban yang meninggal dunia di Desa Tengah – Tangah, maka jumlahnya semua 11 korban meninggal dunia,” kata Ibrahim menegaskan.

Ia juga mengungkapkan, lima korban yang dinyatakan hilang hingga kini masih dalam proses pencarian. Lima korban yang hilang tersebut, kata Sangadji, antara lain dua warga Batu Merah, dan tiga lainnya siswa asal Desa Passo. Meskipun demikian dia belum bisa menyebutkan identitas kelima korban hilang tersebut.

“Saya lupa identitas mereka, nanti tunggu sejam lagi saya akan berikan datanya secara detail,” jelasnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari posko penanggulangan bencana banjir Kota Ambon menyebutkan, korban meninggal dunia saat musibah banjir dan tanah longsor hanya delapan orang. Informasi tersebut berbeda dengan yang dimiliki BPBD Provinsi Maluku yang menyatakan korban meninggal 11 orang.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau