Far East Gelar "Roadshow" Properti Singapura

Kompas.com - 02/08/2012, 18:09 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com - Konsumen asal Indonesia tetap menduduki peringkat sebagai salah satu dari tiga pembeli asing terbesar untuk properti residensial di Singapura. Savills Singapore melaporkan, 18 persen dari sekitar 9.300 penjualan hunian pribadi kepada orang asing dan permanent residence (PR) tahun 2011 dilakukan oleh pembeli dari Indonesia.

Menyadari pentingnya pasar Indonesia, Far East Organization, pengembang besar asal Singapura, telah masuk Indonesia sejak delapan tahun lalu untuk mendekatkan diri dengan basis pelanggannya. Bahkan, Far East Organization saat ini adalah satu-satunya pengembang Singapura yang telah memiliki kantor di lima kota utama di Indonesia yaitu Jakarta, Medan, Bandung, Semarang dan Surabaya.

Chia Boon Kuah, Chief Operating Officer Property Sales Far East Organization, dalam siaran persnya kepada Kompas.com di Jakarta, Kamis (2/8/2012), mengatakan, kantor-kantor cabang tersebut menjadi sebuah jaringan yang memungkinkannya secara efektif memperoleh, memperluas, dan memperkuat hubungan dengan para pelanggan di pasar terbesarnya ini. Seiring dengan perubahan demografis, pertumbuhan populasi dan perubahan budaya kerja, Far East Organization berencana menggelar roadshow yang akan dilangsungkan di lima kota di Indonesia.

"Kami akan menampilkan sembilan tipe hunian yang berada di kawasan utama dan kawasan baru di Singapura, kepada calon pembeli properti dan investor di Jakarta, Medan, Bandung, Semarang dan Surabaya," ujar Chia.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga akan mencakup pengembangan konsep-konsep multi-komponen unik dan pengembangan tempat hunian terintegrasi, proyek mewah, konsep inner-city yang modern, serta tempat tinggal vertikal.

Pada roadshow ini, lanjut Chia, pihaknya akan menawarkan kepada konsumen berupa Program Jaminan Sewa untuk beberapa tipe properti. Selain itu, pembeli dan investor akan diperkenalkan dengan konsep townhouse terbaru dan terbatas yang akan ditampilkan dalam pengembangan hunian terintegrasi. Tidak layaknya seperti properti di atas tanah (landed property) lainnya, permanent resident dan pembeli asing diperbolehkan membeli townhouse tersebut.

"Namun, sesuai dengan peraturan URA (Urban Redevelopment Authority) yang menyebutkan, bahwa tipe hunian semacam rumah di atas tanah tidak lagi diperbolehkan dibangun di proyek yang diklasifikasikan sebagai kondominium, terhitung 3 April 2012, pasokan tipe perumahan ini akan cukup diperketat," katanya.

Adapun jadwal lengkap mengenai kegiatan roadshow lima kota ini meliputi:

JAKARTA

• 3 s/d 5 Agustus – Plaza Indonesia (Pkl. 10.00 s/d Pkl. 22.00)

• 3 s/d 5 Agustus – Mall Kelapa Gading (Pkl. 10.00 s/d Pkl. 22.00)

• 4 s/d 5 Agustus – Hotel Mulia (Pkl. 10.00 s/d Pkl. 20.00)

BANDUNG

• 4 s/d 5 Agustus – Hotel Hilton ( Pkl. 10.00 s/d Pkl. 20.00)

SEMARANG

• 4 s/d 5 Agustus – Hotel Gumaya Tower ( Pkl. 10.00 s/d Pkl. 20.00)

SURABAYA

• 3 s/d 5 Agustus – Grandcity (Pkl. 10.00 s/d Pkl. 22.00)

• 4 s/d 5 Agustus – Hotel Meritus Surabaya (Pkl. 10.00 s/d Pkl. 20.00)

Informasi detail selama soadshow bisa dilihat di http://www.fareast.com.sg/id-ID/miro atau www.fareast.com.sg.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau