Apple: iPhone Dirancang oleh Para Maniak

Kompas.com - 03/08/2012, 09:18 WIB

KOMPAS.com - Salah seorang desainer senior Apple, Christopher Stringer, mengatakan bahwa iPhone dibuat oleh sekelompok desainer yang maniak.

Tim yang terdiri dari 16 orang yang mendedikasikan banyak waktu untuk iPhone, dan produk Apple lainnya.

Tim desainer Apple adalah mereka yang telah berpengalaman selama 15 sampai 20 tahun. Berasal dari Inggris, Australia, Amerika Serikat, Jepang dan Jerman.

"Tugas kami adalah membayangkan produk yang tidak ada, dan membuatnya menjadi hidup," ujar Stringer yang datang sebagai saksi pertama kasus sengketa paten Apple melawan Samsung di Pengadilan Federal San Jose, California, Rabu (1/8/2012).

iPhone disebut-sebut sebagai gadget yang merevolusi industri smartphone. Apple menuding smartphone Galaxy dari Samsung meniru desain dan teknologi software iPhone.

Persidangan sengketa paten antar kedua perusahaan dimulai pekan ini, hingga empat pekan ke depan.

Tim desainer iPhone dipimpin oleh Jonathan Ive asal Inggris. Ia adalah otak di balik kecantikan produk-produk Apple. Tim ini lebih sering bekerja di luar studio yang luas dan terbuka di kantor pusat Apple di Cupertino, California.

Akses ke lokasi ini sangat terbatas, hanya sebagian kecil karyawan yang diizinkan masuk ke sana.

Meja dapur di ruangan itu, menjadi tempat yang paling nyaman untuk berbagi ide, memadu nilai estetik dengan fungsi sebuah smartphone.

Sembari bekerja, mereka ditemani suara musik yang keluar dari pengeras suara raksasa. Tempat yang paling nyaman untuk bekerja, bagi Stringer, adalah meja dapur.

"Kami bekerja bersama untuk waktu yang sangat lama," Stringer mengakui. "Kami adalah sekelompok orang yang maniak. Kami terobsesi dengan detail."

Setelah ide kreatif dan desain disepakati, tim mulai menyalurkannya dalam gambar-gambar sketsa lalu membawanya ke proses Computer Aided Desain (CAD).

Menurut Stringer, konsep yang sedang dikembangkan bisa jadi dibatalkan jika datang ide yang lebih baik.

"Kami selalu meragukan. Kami selalu saling bertanya. Orang-orang berpikir kami gila," katanya

Stringer dikenal sebagai sosok nyentrik. Dalam persidangan, pria berjenggot dan berambut panjang sebahu ini mengenakan setelan jas putih. Ia telah bekerja untuk Apple selama 17 tahun, dan namanya tercatat sebagai pemegang ratusan paten desain.

Keterangan yang diberikan Stringer ini untuk membuktikan bahwa Apple benar-benar merancang sebuah produk dari nol dan sangat serius, tidak mencontek produk-produk lain.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau