AMBON, KOMPAS.com -- Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB DR. Sutopo Purwo Nugroho melaporkan, banjir di Kota Ambon sejak Rabu (1/8) pukul 04.00 Wit hingga sekarang masih menggenangi beberapa wilayah di Kota Ambon.
Melalui pesan Blakcberry Messenger (BBM), Jumat (3/8/2012) Sutopo mengklarifikasi bahwa jumlah korban meninggal dunia menurut versi BNPB sebanyak 10 orang. Dia menyatakan, tidak benar jika ada berita yang menyampaikan 18 orang meninggal.
Sutopo menyebutkan, korban meninggal tersebut adalah 4 orang di BTN Kanawa, 4 orang di Desa Passo, dan 2 orang di Desa Negeri Lama. Lalu 5 orang luka berat, dimana 3 orang masih rawat inap di rumah sakit, dan 2 orang luka ringan.
Berbeda dengan versi BNPB, Posko Bencana Kodam 16 Pattimura menyebutkan, korban meninggal 11 orang. Sementara menurut sumber lain dari tim SAR, korban meninggal malah bertambah menjadi 12 orang.
Sedangkan kerusakan fisik akibat bencana ini antara lain 236 unit rumah rusak parah, 238 rumah rusak sedang, dan 1.569 rumah rusak ringan. Sebanyak 126 unit rumah terancam longsor. Puluhan infrastruktur dan bangunan umum rusak.
Dia juga melaporkan, rumah terendam masih 7.203 unit, tetapi kini air sudah surut. Pengungsi sebanyak 1.752 KK (6.179 jiwa) tersebar di 18 lokasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang