Motogp

Lorenzo Sedih dan Terkejut dengan Keputusan Spies

Kompas.com - 05/08/2012, 03:12 WIB

KOMPAS.com - Pemimpin klasemen sementara MotoGP 2012, Jorge Lorenzo, mengaku sangat sedih dan terkejut ketika mengetahui Ben Spies akan meninggalkan Yamaha pada akhir musim 2012. Menurut Lorenzo, pebalap asal Texas tersebut memiliki potensi yang bagus untuk bertahan di MotoGP.

Speis membuat pernyataan mengejutkan pada malam menjelang balapan di tanah kelahirannya, Laguna Seca, akhir Juli lalu. Juara dunia Superbike 2009 ini mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan tim Yamaha setelah mengalami musim yang buruk di 2012 ini.

Dari 10 seri yang sudah dilakoni, Spies belum pernah naik podium. Dia selalu berada di bawah bayang-bayang rekan setimnya, Lorenzo, yang justru tampil sangat brilian dengan mengoleksi lima kemenangan tak tak pernah finis di luar posisi dua besar - kecuali di GP Belanda akibat kecelakaan dan gagal finis. Kini, Lorenzo berada di puncak klasemen dengan keunggulan 23 poin atas rival terdekatnya dari tim Repsol Honda, Dani Pedrosa.

Meskipun demikian, Spies belum mau membeberkan apa alasan utama yang membuatnya hengkang. Mantan pebalap tim satelit Yamaha Tech 3 ini masih ingin berkonsentrasi menyelesaikan seluruh balapan musim 2012.

Namun, rumor yang beredar menyebutkan bahwa kepergian Spies ini tak lepas dari keinginan Yamaha untuk menggaet kembali superstar Italia, Valentino Rossi, yang kini membela Ducati. "The Doctor" pernah menjadi bagian dari kesuksesan Yamaha, ketika dia meraih empat gelar juara dunia dan mengukir 46 kemenangan dengan mesin YZR-M1 990 cc dan 800 cc antara tahun 2004 dan 2010.

Kini, Spies berpeluang besar kembali ke World Superbike dan menjadi partner Marco Melandri di tim BMW Italia. Menanggapi hal tersebut, Lorenzo mengaku sedih karena Spies masih kompetitif di MotoGP.

"Dia pasti memiliki beberapa motif untuk membuat keputusan ini. Saya tidak tahu karena saya tidak berbicara dengannya.

"Tetapi ini menyedihkan, karena dia seorang pebalap dengan potensi sangat tinggi dan dia bisa melakukan hal yang lebih banyak lagi. Jadi, saya pikir jika dia bertahan sebagai seorang pebalap Yamaha, dia bisa bertahan di MotoGP dan memperlihatkan bakatnya. Dia paling tidak berada di podium dan meraih beberapa kemenangan. Ini membuat saya terkejut."

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau