Polisi Bekuk Pelaku Percobaan Perampokan di Angkot

Kompas.com - 05/08/2012, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap kasus percobaan perampokan Sudiyono (35), warga Tegal, dengan dilempar dari angkutan umum di wilayah Pulogadung, Senin (16/7/2012) lalu. Dua pelaku berhasil dibekuk aparat di wilayah Pulogadung, Sabtu (4/8/2012) malam.

"Tadi malam petugas kami sudah menangkap dua tersangka yang melempar korban dari angkutan umum. Tersangka bernama Asep J (30) dan Entong M (30), keduanya warga Pulogadung juga," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur, AKBP Dian Perri saat dihubungi Kompas.com, Minggu (5/8/2012).

Dian melanjutkan, keduanya tak berkutik saat diringkus di tempat terpisah di bilangan Pulogadung, Jakarta Timur. Asep diketahui bekerja sebagai sopir angkutan umum M27 jurusan Pulo Gadung-Kampung Melayu, sementara Entong diketahui pengangguran. "Saat ini, masih diperiksa. Kita belum tahu kita akan kenakan pasal berapa. Karena korban nggak melapor, secara hukum belum bisa dikenakan pasal," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Sudiyono (35), warga Tegal, Jawa Tengah, dipukul dan dilempar dari dalam angkutan umum M27 jurusan Pulogadung-Kampung Melayu. Korban hendak mengantar sarung dari kampungnya ke seorang habib di Pondok Gede, Jakarta Timur.

Tidak ada yang mengetahui kronologis secara pasti peristiwa tersebut. Warga sekitar hanya menemukan korban tergeletak tak berdaya dan membawanya ke Polsek Pulogadung pukul 01.30 WIB.

Menurut polisi, pelaku semula mengincar harta korban. Namun, begitu melihat tak menemukan satupun barang berharga, pelaku kemudian memukul dan melempar korban keluar dari angkutan umum yang masih berjalan. Korban diketahui mengalami luka dikepala dan telinga mengeluarkan darah dan sempat dirawat di IGD Rumah Sakit Persahabatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau