Triyatno dan Eko Yuli Inginkan Pembinaan Jangka Panjang

Kompas.com - 05/08/2012, 11:45 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Peraih medali Olimpiade Triyatno dan Eko Yuli Irawan  2012 berharap adanya pembinaan angkat besi jangka panjang untuk capai hasil maksimal.

"Jika mau pembinaan yang maksimal, terutama untuk olimpiade, harus disiapkan empat tahun sebelumnya," kata peraih medali perunggu Eko Yuli Irawan di Jakarta, Sabtu malam.
    
Eko mengatakan Indonesia bisa mencontoh Kolombia, China dan Korea Selatan yang fokus mempersiapkan atletnya untuk olimpiade selama dua hingga tiga tahun sebelumnya.
    
Sedangkan pelatihan di Indonesia, kata dia,  hanya diberi waktu enam bulan untuk persiapan, dan itu pun hanya fokus di dua bulan terakhir.
    
"Dengan hanya dua bulan fokus latihan, kita sudah bisa dapat medali, apalagi jika disiapkan dari tiga atau empat tahun sebelumnya," katanya.

Senada dengan Eko, peraih perak di Olimpiade London 2012 Triyatno juga mengatakan meski sudah berjuang semaksimal mungkin, latihan yang terus- menerus juga tetap perlu dilakukan.
    
"Semuanya sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi tetap harus latihan yang kontinu, pembinaan pelatihan juga perlu banyak dibenahi," katanya.
    
Ketua umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Adang Dorojatun mengatakan ada dua hal yang sangat penting dalam pembinaan atlet. "Yang pertama pembinaan di klub-klub yang ada di daerah, serta penyiapan layer(lapis kedua,red)," kata Adang.

Dia mengatakan penyiapan atlit-atlit muda dimaksudkan untuk menciptakan generasi penerus atlet angkat besi berprestasi seperti Eko dan Triyatno.
    
Ke depannya kedua atlet yang memulai karirnya sebagai atlet tahun 2001 itu akan bertanding di Islamic Games untuk kemudian bisa kembali bertanding mempertahankan emas di Sea Games serta memperbaiki rekor di Asian Games dan Olympic Games.   

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau